Jumat, Februari 23, 2024

Waspada Penipuan Atas Nama SATUSEHAT, Ini Penjelasan Terkait Apa Itu SATUSEHAT?

Peringatan Waspada penipuan atas nama aplikasi SATUSEHAT Kemenkes RI

JAKARTA- Aplikasi SATUSEHAT sempat mengalami Error sehingga membuat adanya modus penipuan atas nama Kemenkes RI.

Masalah itu terjadi karena adanya peningkatan akses atau traffic aplikasi secara bersamaan, sehingga terjadi gangguan login bagi sebagian pengguna yang tidak mendapatkan OTP.

Kementrian Kesehatan RI menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang menagatas namakan kemenkes RI melalui WhatsApp.

Modus penipuan yang dilakukan oleh nomor handphone (HP)+6285961004844 dengan dalih memperbarui aplikasi SATUSEHAT.

Bukan memperbarui nomad HP tersebut akan mencuri password atau data yang tersimpan di ponsel pengguna melalui link yang di kirimnya.

Kemenkes RI memperkirakan nomor HP penipuan tersebut lebih dari satu.

Sebagai upaya pencegahannya, Kemenkes RI meminta masyarakat untuk mengabaikan dan jangan membuka link pesan yang di kirim atas nama SATUSEHAT.

Secara prosedural Kementerian Kesehatan tidak pernah mengirimkan link update SATUSEHAT secara personal melalui WhatsApp.

Update aplikasi tersebut dilakukan secara otomatis atau manual melalui Play Store atau App Store.

Untuk nomor WhatsApp Kemenkes RI secara resmi adalah 0811 10 500 567 dengan centang hijau dan email resmi helpdesk@kemkes.go.id  atau Direct Message di media sosial SATUSEHAT Mobile, di Twitter @SATUSEHAT dan Instagram @satusehat_id.

Untuk di ketahui juga aplikasi SATUSEHAT telah berangsur normal dengan dikeluarkannya versi terbaru (5.2.1).

Apa Itu Aplikasi SATUSEHAT?

Di lansir dari laman Kemenkes RI, Aplikasi SATUSEHAT merupakan sebuah platform terobosan Kemenkes guna mengintegrasikan data rekam medis pasien di fasilitas kesehatan, ke dalam sebuah platform Indonesia Health Service sebagai bentuk konkret mewujudkan pilar keenam dalam transformasi sistem kesehatan yakni transformasi teknologi kesehatan.

SATUSEHAT merupakan transformasi dari aplikasi Peduli Lindungi.

Hal Ini disampaikan Kemenkes RI melalui Deputi Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Agus Rachmanto di Jakarta, Senin 27 Februari 2023.

Ia mengatakan aplikasi Peduli Lindungi akan otomatis berubah ke aplikasi SATUSEHAT karena pihaknya tidak ingin menyulitkan masyarakat.

Masyarakat tinggal tunggu nanti di 1 Maret 2023 aplikasi di handphone akan berubah sendiri.

Tujuan dari hadirnya aplikasi ini untuk memudahqkan masyarakat dalam mengakses informasi kesehatan berbasis teknologi secara ringkas dan rapi.

Informasi yang dapat di lihat masyarakat seperti sertifikat vaksinasi atau imunisasi anak lainnya hingga pencatatan jenis obat yang dikonsumsi.

Terkait dengan keamanan data Pribadi, disampaikan Agus bahwa Kemenkes sudah menggandeng sejumlah pihak terkait seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam melakukan sertifikasi aplikasi, menentukan bentuk sistem keamanan, tata kelola teknologi, sampai register manajemen dan sumber daya manusianya.

Sehingga dipastikan untuk keamanan data pribadi terjamin.

Agus menegaskan bahwa aplikasi Peduli Lindungi akan secara Otomatis berubah per 1 Maret 2023 ke aplikasi SATUSEHAT.

Sehingga tidak perlu mengunduh aplikasi baru, hanya cukup melakukan update melalui playstore atau Appstore. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...