Selasa, Juni 25, 2024

UMP Kalbar Naik Pada Tahun 2024, Apa Perbedaan UMP dan UMK?

Sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000, sistem pengupahan UMR tidak lagi berlaku

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Ilustrasi gaji (Pixabay)

PONTIANAK- UMP Kalbar Naik Pada Tahun 2024, Apa Perbedaan UMP dan UMK?

Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, telah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2024 dengan kenaikan sebesar 3,6 persen. 

Untuk tahun 2024, UMP Kalbar mencapai Rp. 2.702.616, mengalami kenaikan sekitar Rp 94.000 atau 3,6 persen dari UMP Kalbar tahun 2023 sebesar Rp 2.608.601,75.

Penetapan UMP ini mengacu pada peraturan dalam PP No. 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas PP No. 36 tahun 2021 tentang Pengupahan, yang menetapkan bahwa penetapan UMP oleh Gubernur harus dilakukan paling lambat pada 21 November 2023.

Harisson menjelaskan bahwa UMP adalah upah minimum bulanan bagi pekerja yang bekerja 40 jam seminggu atau 7 jam sehari untuk yang bekerja 6 hari dalam seminggu, atau 8 jam sehari bagi pekerja yang bekerja 5 hari dalam seminggu.

Lantas apa perbedaan antara UMP dan UMK?

Sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000, sistem pengupahan UMR tidak lagi berlaku. 

UMR Tingkat I diubah menjadi UMP, sedangkan UMR Tingkat II diubah menjadi UMK. 

Sebelumnya, semua penyebutan upah minimum menggunakan istilah UMR, baik Tingkat I maupun Tingkat II.

UMP adalah perubahan nama dari UMR Tingkat I yang ditetapkan oleh gubernur, sementara UMK, yang dulunya disebut UMR Tingkat II, adalah standar upah minimum di tingkat kabupaten/kota yang ditetapkan oleh gubernur dengan usulan dari bupati atau wali kota.

Ketika suatu kabupaten/kota belum dapat mengusulkan angka UMK, gubernur menggunakan UMP sebagai acuan untuk pemberian upah di sana. 

Meskipun secara resmi istilah UMR tidak lagi digunakan, namun masyarakat masih sering menggunakan istilah UMR untuk menyebut upah minimum di provinsi dan kabupaten/kota. 

Dengan demikian, UMR masih sering digunakan dalam interaksi sosial sehari-hari sebagai pengganti istilah UMP dan UMK. (Ain)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...