Selasa, Juni 25, 2024

Terjadi Penurunan Jumlah Karhutla Di Kalbar, 1 Kabupaten Masih Tercatat Ada 262 Titik Panas

Dalam beberapa hari terakhir, telah terdeteksi 616 hotspot, dengan rincian 1 titik dengan tingkat kepercayaan menengah dan 261 titik

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Tim Pemadam Kebakaran sedang memadamkan lahan yang terbakar di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya

PONTIANAK- Terjadi Penurunan Jumlah Karhutla Di Kalbar, 1 Kabupaten Masih Tercatat Ada 262 Titik Panas.

Titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat masih terus terjadi di beberapa wilayah.

Tercatat Sebanyak 616 titik api dengan tingkat kepercayaan menengah dan tinggi terus bermunculan, tersebar di 7 Kabupaten/Kota yang berbeda. 

Ancaman kabut asap dan Kebakaran Hutan serta Lahan (Karhutla) masih berlanjut. 

Stasiun Klimatologi Supadio Pontianak dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengidentifikasi sebaran titik panas di beberapa daerah Kalimantan Barat. 

Dilansir dari BMKG Stasiun Klimatologi Supadio Pontianak, Metode pendeteksian menggunakan sensor VIIRS dan MOODS pada satelit polar seperti NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA, yang memberikan gambaran tentang lokasi yang mengalami kebakaran hutan atau lahan. 

Satelit-satelit ini mendeteksi suhu yang tidak lazim tinggi dibandingkan dengan sekitarnya. Pengamatan dilakukan baik siang maupun malam untuk setiap satelit.

BMKG Stasiun Klimatologi Supadio Pontianak pun telah merilis data sebaran titik panas dari tanggal 02 Agustus mulai pukul 00.00 hingga 23.00 WIB. 

Dalam laporan BMKG, Kabupaten Sanggau masih tetap menjadi penyumbang terbanyak titik panas dengan jumlah 262. 

Dalam beberapa hari terakhir, telah terdeteksi 616 hotspot, dengan rincian 1 titik dengan tingkat kepercayaan menengah dan 261 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Di Kabupaten Sambas terdeteksi 65 titik api, diikuti oleh Kabupaten Kapuas Hulu dengan 54 hotspot. 

“Kabupaten Ketapang memiliki 52 titik api, sementara Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sintang masing-masing memiliki 35 dan 29 hotspot,” kata Sutikno, salah satu prakira cuaca dari BMKG Supadio, Pontianak.

Data lainnya menunjukkan bahwa sejumlah titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Melawi, Kubu Raya, dan Kabupaten Landak. 

Namun, sebaran titik panas di wilayah ini cenderung tidak terlalu tinggi. Akibat hujan kemarin, beberapa wilayah seperti Kota Pontianak, Singkawang, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Kayong Utara tidak melaporkan adanya titik panas.

Di sisi lain, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah Kalimantan Barat. 

Meskipun begitu, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi singkat masih mungkin terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat. 

Sebelumnya, Sudah ada 1.895 titik panas yang tercatat pada Sabtu, 29 Juli 2023, dengan 50 lokasi kebaran tinggi.

Sebaran lokasi kebakaran lahan tersebut dideteksi dan Kabupaten Sanggau menjadi penyumbang tertinggi dengan 483 titik panas dan disusul Kabupaten Sintang dengan 268 titik panas. (Ain)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...