Selasa, Juni 25, 2024

Sutarmidji Minta Masukan untuk Cegah Pemikiran Radikal atau yang Bertentangan dengan Pemerintah

DINDANEWS, PONTIANAK – Gubernur Kalbar Sutarmidji meminta masukan tentang apa yang mesti dilakukannya guna mencegah pemikiran yang bersifat radikal atau yang bertentangan dengan pemerintah.

Sutarmidji menyampaikan keinginannya itu ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Kewaspadaan Dini, di Hotel Ibis Pontianak, kemarin.

Rakor Pembinaan Kewaspadaan Dini ini sebagai langkah untuk kesiagaan dan antisipasi dalam menghadapi potensi dan indikasi timbulnya bencana di tengah masyarakat.

Dalam Rakor Kewaspadaan Dini ini, Sutarmidji meminta masukan langsung ke Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Kalbar Periode 2021-2024 yang dikukuhkannya.

FKDM merupakan wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk untuk menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat.

“Saya melihat hal yang perlu dilakukan saat ini adalah mengantisipasi dan memberikan pemahaman tentang hal-hal yang mungkin bisa menjadi pemicu terjadinya gesekan di masyarakat,” kata Sutarmidji.

Jika masyarakat paham tentang sesuatu hal, menurut Sutarmidji, tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Di sisi lain, lanjut Sutarmidji, perlu ada pendewasaan dan kedewasaan terhadap seluruh pelaku di segala aspek, baik di bidang politik, sosial, ekonomi, maupun keagamaan.

“Ketika sudah berjalan sesuai aturan negara yang disertai transparansi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang belum paham, maka saya yakin tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Sutarmidji.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *