Rabu, Juni 19, 2024

Status Jalan Nanga Pinoh-Ella Hilir Tak Jelas

DINDANEWS, MELAWI – Status Jalan Nanga Pinoh-Ella Hilir di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masih tak jelas, apakah masih kabupaten  atau sudah nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Melawi Hinduansyah mengungkapkan, awalnya Jalan Nanga Pinoh-Ella Hilir itu jalan kabupaten.

Kemudian Jalan Nangan Pinoh-Ella Hilir itu diusulkan menjadi jalan nasional, karena bagian penghubung Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah (Kalbar-Kalteng).

“Soal induk jaringan jalan ini kan menjadi bagian dari kebijakan pusat. Karena jalan kabupaten kita dilalui ruas Trans Kalimantan, sehingga otomatis harus diserahkan ke pusat,” jelas Hinduansyah, kemarin.

Kendati demikian, kata Hinduansyah, hingga belum ada serah terima dari Pemkab Melawi kepada pemerintah pusat.

Sehingga status Jalan Nanga Pinoh-Ella Hilir itu belum diketahui, apakah sudah ditetapkan sebagai jalan nasional atau belum.

Sementara itu, Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kalbar Farret menjelaskan, Jalan Nanga Pinoh-Ella Hilir memang telah diusulkan menjadi ruas jalan nasional sejak 2019.

Namun, sampai saat ini ruas jalan belum juga mendapat Surat Keputusan (SK) sebagai ruas jalan nasional.

“Karena kita kan akan membangun jalan hingga ke perbatasan Kalteng. Sementara untuk ruas jalan nasional di Melawi saat ini baru sampai di Jembatan Nanga Pinoh (Jembatan Sungai Pinoh),” jelas Farret.

Saat ini status jalan dari Jembatan Pinoh sampai Simpang Tahlud masih berstatus jalan provinsi. Sedangkan ruas Simpang Tahlud ke Ella Hilir berstatus jalan kabupaten.

Ruas inilah yang akan menjadi bagian dari ruas jalan nasional.

“Hanya untuk prosesnya, SK Jalan Nasional itu belum keluar. SK ini seharusnya keluar pada 2020, hanya mungkin karena Covid-19, ditunda. Sehingga SK itu belum ada,” jelas Farret.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *