Rabu, Juni 19, 2024

SPORC Ungkap 14 Kasus Tindak Pidana Kehutanan

DINDANEWS, PONTIANAK – Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) berhasil mengungkap 14 tindak pidana kehutanan  di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sepanjang 2021.

Tindak pidana kehutanan tersebut terdiri atas 9 kasus pembalakan hutan secara liar serta 5 kasus peredaran tanaman dan satwa liar.

Demikian ungkap Kepala Seksi (Kasi) Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) Kalimantan Wilayah III Pontianak Julian, Senin 7 Maret 2022.

Pada 2022 ini, kata Julian, pihak akan fokus pada penindakan terhadap kejahatan lingkungan hidup di Kalbar.

“Kami akan melakukan sejumlah strategi khusus. Salah satunya penguatan teritorial menggunakan teknologi,” kata Julian.

Operasi penindakan dan penindakan keamanan kawasan hutan ini, kata Julian, tentunya mengandalkan dukungan SPORC sebagai komponen inti dalam operasi.

“Dalam penegakan hukum, kami juga bersinergi dengan sejumlah penegak hukum terkait. Selain untuk mempercepat proses hukum, juga untuk meminimalisir kerugian negara,” jelas Julian.

Ia pun berharap masyarakat melaporkan kalau melihat atau mencurigai adanya aktivitas ilegal, misalnya pembalakan liar dan lainnya.

“Supaya bisa cepat dicegah dan pelakunya dapat diproses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkas Julian.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *