Selasa, Juni 25, 2024

Siapa Raja Batu Bara Di Indonesia? Ternyata Lokasinya Ada Di Pulau Kalimantan

Forbes mencatatnya sebagai orang terkaya ke-59 di dunia, Kekayaannya terus bertambah pesat sebesar 4,78% atau sekitar Rp 19,53 triliun

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
ilustrasi Pertambangan Batu Bara (foto-istock)
ilustrasi Pertambangan Batu Bara (foto-istock)

PONTIANAK- Siapa Raja Batu Bara Di Indonesia? Ternyata Lokasinya Ada Di Pulau Kalimantan

Sosok yang menjadi pemilik tambang batu bara terkemuka di Indonesia ternyata ada di Pulau kalimantan.

Sosok ini merupakan salah satu pengusaha sukses yang menduduki peringkat orang terkaya di tanah air. 

Pria yang akrab disapa “Raja Batu Bara” ini adalah seorang kelahiran Singapura yang kini menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki kekayaan fantastis mencapai ratusan triliun rupiah.

Sebelum menjadikan batu bara sebagai fokus utamanya, Low Tuck Kwong, yang lahir pada tanggal 17 April 1948, mengikuti jejak ayahnya dengan mendirikan perusahaan konstruksi pada tahun 1988. 

Namun, perjalanan suksesnya benar-benar dimulai ketika ia beralih ke sektor pertambangan batu bara.

Low Tuck Kwong adalah orang di balik keberhasilan perusahaan tambang batu bara BYAN. 

ia telah menjadikan perusahaan ini sebagai salah satu perusahaan terbesar di industri tambang batu bara di Indonesia. 

Keahliannya dalam mengelola bisnis telah membuatnya dikenal sebagai “Raja Batu Bara” di Republik Indonesia (RI).

Perusahaan pertambangan batu bara yang didirikannya, PT. Jaya Sumpiles Indonesia (JSI), telah menjadi kontraktor utama di sektor ini sejak tahun 1988. 

Perjalanan panjang dari konstruksi hingga pertambangan mengantarkannya untuk mengakuisisi PT. Gunung Bayan Pratamacoal (GBP) dan PT. Dermaga Perkasapratama (DPP). 

Melalui PT Bayan Resources, perusahaan tersebut memproduksi berbagai jenis batu bara, dari kokas semi lunak hingga sub-bituminous, di wilayah Kalimantan Timur dan Selatan.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »
What to read next...