Selasa, Juni 25, 2024

Siapa Asfiyatun? Nenek yang Divonis 5 Tahun Penjara Akibat Terima Paket Dari Anaknya 

akhirnya Nenek Asfiyatun divonis oleh Pengadilan Negeri Surabaya dengan hukuman 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Nenek Asfiyatun divonis oleh Pengadilan Negeri Surabaya dengan hukuman 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar (foto-kolase dnews)
Nenek Asfiyatun divonis oleh Pengadilan Negeri Surabaya dengan hukuman 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar (foto-kolase dnews)

PONTIANAK- Siapa Asfiyatun? Nenek yang Divonis 5 Tahun Penjara Akibat Terima Paket Dari Anaknya 

Kisah viral Nenek Asfiyatun, seorang wanita berusia 60 tahun, mengalami kisah sedih ketika dihadapkan pada sidang vonis terkait kasus narkoba. 

Kesedihannya timbul setelah menerima kiriman paket berisi 2 kardus narkoba jenis ganja dari anaknya, yang saat itu berada di penjara Lapas Kelas Semarang.

Meskipun Nenek Asfiyatun sama sekali tidak mengetahui bahwa isi kardus tersebut adalah narkoba jenis ganja, namun sayangnya polisi menemukan barang terlarang tersebut di dalam rumahnya ketika mereka datang untuk melakukan penggerebekan. 

Kasus ini kemudian berlanjut hingga persidangan, dan akhirnya Nenek Asfiyatun divonis oleh Pengadilan Negeri Surabaya dengan hukuman 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar. 

Tuntutannya mencakup dakwaan atas pengedaran narkoba jenis ganja seberat 17 kilogram.

Narkoba ditemukan di rumah Nenek Asfiyatun saat polisi melakukan penggerebekan, dengan ditemukannya 2 kardus yang berisi ganja tersebut. 

Sidang yang dilakukan secara online di ruang Kartika Pengadilan Negeri Surabaya dipimpin oleh hakim Parta Bargawa, yang akhirnya menjatuhkan vonis tersebut.

Nenek Asfiyatun dijatuhi hukuman oleh hakim karena terbukti bersalah menyimpan dan menguasai narkoba, yang melanggar pasal 111 ayat (2) dari Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Namun, usai mendengar vonis 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar tersebut, kuasa hukum dari terdakwa Asfiyatun segera menyatakan akan mengajukan banding.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »
What to read next...