Jumat, Februari 23, 2024

Setelah Berdamai, Koperasi MJP dan TKKBM Ikuti Arahan Pemerintah

DINDANEWS, KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar mediasi antara pihak Koperasi Mitra Jaya Perkasa (MJP) dengan Koperasi Tenaga Kerja Khusus Bongkar Muat (TKKBM), Kamis (10/2/2022).

Dalam mediasi tersebut kedua belah pihak sepakat berdamai dan menyesali perselisihan yang sempat terjadi di jalan Adi Sucipto, pada Rabu kemarin.
Di mana persilisihan itu sempat membuat kerumunan massa hingga mengakibatkan arus lalu lintas terganggu.

Perdamaian itu pun disepakati bersama melalui nota kesepakatan perdamaian yang ditandangani oleh kedua belah pihak beserta Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y Kumontoy, Danramil 1207-05 Sungai Raya, Kapten Inf Albertus Nihem.

Perwakilan Koperasi TKKBM Apriyanto menuturkan pihaknya mensyukuri adanya mediasi yang digelar oleh Pemkab Kubu Raya. Sehingga pihaknya dapat menyampaikan aspirasi dan menemukan jalan tengah hingga berdamai.

“Ya Alhamdulillah. Kita berdamai dan berharap tetap kondusif,” ucap Apriyanto.

Pihaknya pun akan memberikan pengarahan khusus bagi seluruh anggota Koperasi TKKBM agar dapat menjaga perdamaian dan mentaati nota kesepakatan yang telah dibuat hari ini.

“Harapan kami besar, ke depann buruh-buruh ditambahkan kesejahteraan. Yang sudah kita kerjekan bertahun-tahun ini jadi kita butuh juga perhatian dari pemerintah,” ucap Apriyanto.

Sementara itu, Perwakilan Koperasi MJP Robi mengatakan pihaknya akan mematuhi perintah dari pemerintah.

“MJP akan tetap patuh dengan perintah dari pemerintah daerah. Dan MJP akan tetap memperjuangkan hak-hak buruh di Kabupaten Kubu Raya,” pungkasnya.

Sebelumnya, dua kelompok bersitegang dan suasana mendadak ramai lantaran tidak ada kesepakatan sistem kerja di sebuah koperasi di Jalan Adisucipto Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (9/2/2022).

“Jadi peristiwa yang terjadi, terkait masalah koperasi sistem kerja yang belum ada kesepakatan, dan ini sudah cukup lama berlangsung dan sudah masuk dalam proses pemerintah kabupaten,” ujar Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold.

Namun dalam proses ini, kata Jerrold, belum ada tahap yang deal sehingga ada konsentrasi massa, yang mungkin juga terprovokasi dengan hal – hal lain akhirnya keduanya bersitegang.

Dia menjelaskan kericuhan tersebut dapat diredam oleh petugas Polres Kubu raya dan pertemuan antar keduanya sudah dilakukan.

“Massa sudah kita bubarkan dan kita pertemukan dua tokoh dari kelompok tersebut, jadi hasilnya kita menunggu dari pemerintah kabupaten,” katanya.

Jerrold menegaskan jika perisitiwa yang terjadi murni hanya terkait sistem kerja yang belum deal bukan bentrok antar suku seperti yang beredar.

“Tidak ada kaitan dengan suku atau agama atau apaun ini murni sistem kerja yang belum menemukan kesepakatan,” jelasnya.

Meski sempat macet beberapa saat, kini suasana di Jalur Adisucipto sudah kondusif dan kembali normal, sedangkan untuk korban luka pihaknya mengaku tidak menemukan hal tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *