Jumat, Februari 23, 2024

Segini Harta Kekayaan Mantan Hakim Agung Gazalba Saleh yang Ditangkap KPK Terkait Kasus TPPU

Asep Guntur Rahayu juga mengungkapkan bahwa Gazalba Saleh juga diduga melakukan pembelian beberapa properti dengan nilai fantastis

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Mantan Hakim Agung Gazalba Saleh yang Ditangkap KPK Terkait Kasus TPPU (kolase dnews)
Mantan Hakim Agung Gazalba Saleh yang Ditangkap KPK Terkait Kasus TPPU (kolase dnews)

PONTIANAK- Harta Kekayaan Mantan Hakim Agung Gazalba Saleh yang Ditangkap KPK Terkait Kasus TPPU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Hakim Agung Mahkamah Agung (MA), Gazalba Saleh, sebagai tersangka dalam dugaan kasus gratifikasi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Kasus ini terkait dengan pengurusan perkara di Mahkamah Agung. 

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebutkan bahwa kasus ini merupakan pengembangan dari fakta-fakta kejahatan lain yang terungkap selama penyidikan kasus suap di MA.

Asep Guntur Rahayu menyampaikan bahwa Gazalba Saleh diduga menerima sejumlah uang terkait putusan perkara kasasi yang melibatkan eks Menteri Perikanan dan Kelautan, Edhy Prabowo, Rennier Abdul Rahman Latief, serta peninjauan kembali dengan terpidana Jafar Abdul Gaffar. 

Dalam konferensi pers pada Kamis, 30 November 2023, Asep mengungkapkan bahwa sebagai bukti awal, selama rentang waktu 2018 hingga 2022, terdeteksi aliran uang gratifikasi sekitar Rp 15 miliar.

Lebih lanjut, Asep Guntur Rahayu juga mengungkapkan bahwa Gazalba Saleh juga diduga melakukan pembelian beberapa properti dengan nilai fantastis. 

Properti tersebut mencakup pembelian satu unit rumah di Cibubur, Jakarta Timur, senilai Rp 7,6 miliar dengan pembayaran tunai, serta satu bidang tanah dan bangunan di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang memiliki nilai Rp 5 miliar.

Terkait kekayaan Hakim Agung Gazalba Saleh, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara Elektronik (e-LHKPN), Gazalba Saleh melaporkan memiliki 3 bidang tanah dan bangunan di Bekasi, Bandung, dan Surabaya, dengan luas 120 sampai 286 meter persegi. 

Ia hanya memiliki satu unit kendaraan bermotor, yaitu Toyota Avanza Minibus (2015).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »
What to read next...