Jumat, Februari 23, 2024

Ragukan Kronologi Kematian, Keluarga Minta Jenazah Bripda Ignatius Diautopsi Ulang

Namun, senjata yang berada di dalam tasnya tersebut tiba-tiba meletus dan mengenai bagian leher Bripda Ignatius.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Bripda Ignatius, yang tewas tertembak oleh rekannya di Rusun Polri Cikeas pada Minggu, 23 Juli 2023 (kolase dnews)
Bripda Ignatius, yang tewas tertembak oleh rekannya di Rusun Polri Cikeas pada Minggu, 23 Juli 2023 (kolase dnews)

PONTIANAK- Ragukan Kronologi Kematian, Keluarga Minta Jenazah Bripda Ignatius Diautopsi Ulang

Kasus kematian tragis Bripda Ignatius, yang tewas tertembak oleh rekannya di Rusun Polri Cikeas pada Minggu, 23 Juli 2023, masih menyisakan banyak tanda tanya. 

Tim kuasa hukum keluarga korban yang dipimpin oleh Jelani Christo, menyatakan ada keraguan terhadap kronologi peristiwa yang telah disampaikan oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang berhasil Jelani kumpulkan, kronologi kejadian bermula saat Bripda IMS ingin menunjukkan senjata api miliknya kepada Bripda Ignatius.

Namun, senjata yang berada di dalam tasnya tersebut tiba-tiba meletus dan mengenai bagian leher Bripda Ignatius.

“Hal tersebut, menurut hemat kami ada Kejanggalan dan ada skenario Kejahatan besar dan sangat tidak masuk akal,” ucap Jelani saat dihubungi pada Kamis, 27 Juli 2023.

Jelani juga menduga bahwa kematian Bripda Ignatius kemungkinan merupakan pembunuhan yang direncanakan oleh pihak-pihak tertentu.

“Termasuk seniornya dan rekanya di Densus 88,” tambah Jelani.

Mengenai dugaan ini, Tim kuasa hukum dan pihak keluarga meminta untuk dilakukannya autopsi ulang terhadap jenazah Bripda Ignatius. 

Jelani berharap, hasil autopsi ulang dapat membantu mengungkap fakta lebih lanjut tentang penyebab kematian almarhum dan membuka terang atas kejanggalan yang terjadi.

Di samping itu, Tim kuasa hukum juga mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan penyelidikan mendalam dan transparan terkait kasus ini. 

Sebelumnya, kepolisian telah menetapkan 2 orang tersangka atas tewasnya Bripda Ignatius. 

Keduanya merupakan senior di tempat Bripda Ignatius bertugas, yakni Bripda IMS dan Bripka IG.

“Terhadap tersangka yaitu Saudara Bripda IMS dan Saudara Bripka IG telah diamankan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa tersebut,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, dalam keterangan kepada wartawan pada Rabu, 26 Juli 2023. (Gil)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...