Jumat, Juni 14, 2024

Profil Rapidin Simbolon, Mantan Bupati yang Gunakan Bantuan Covid 19 Untuk Kepentingan Pribadi

Dalam putusan nomor 439 K/Pid.Sus/2023, hakim menyatakan bahwa Rapidin terbukti menggunakan dan memanfaatkan dana COVID-19

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Rapidin Simbolon, Mantan Bupati Samosir
Rapidin Simbolon, Mantan Bupati Samosir

PONTIANAK- Profil Rapidin Simbolon, Mantan Bupati yang Gunakan Bantuan Covid 19 Untuk Kepentingan Pribadi

Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara (Sumut), Rapidin Simbolon, dilaporkan terlibat dalam skandal korupsi terkait dana penanggulangan COVID-19 yang menjerat Jabiat Sagala, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir. 

Pada masa itu, Rapidin menjabat sebagai Bupati Samosir. Informasi ini muncul setelah Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan vonis dalam kasus korupsi ini, di mana Jabiat Sagala menjadi terdakwa. 

Dalam putusan nomor 439 K/Pid.Sus/2023, hakim menyatakan bahwa Rapidin terbukti menggunakan dan memanfaatkan dana COVID-19 untuk kepentingan pribadinya. 

Menurut Ketua Majelis Hakim Eddy Armi yang dituliskan dalam putusan MA pada Sabtu 12 Agustus 2023, Jabiat Sagala hanya menjabat sebagai Ketua Pelaksana Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Samosir selama 14 hari sejak 17 Maret 2020, sebelum akhirnya digantikan oleh Rapidin sebagai Bupati Samosir pada tanggal 31 Maret 2020.

Pada masa jabatannya sebagai Ketua Pelaksana Gugus Tugas, Rapidin bersama dengan tim relawan diketahui telah mendistribusikan bantuan kepada masyarakat. 

Namun, bantuan tersebut juga memuat gambar wajah Rapidin di kantongnya. Lebih lanjut, putusan MA menjelaskan bahwa Rapidin bersama timnya mengalihkan bantuan tersebut ke Rumah Dinas Bupati dan menempelkan stiker bergambar Bupati Samosir pada setiap kantong bantuan yang akan dibagikan kepada masyarakat. 

Profil Rapidin Simbolon

Rapidin Simbolon, lahir di Lumban Lintong, Habinsaran, Toba, Sumatra Utara, pada 11 Oktober 1967.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »
What to read next...