Senin, Juni 17, 2024

Profil Gus Iqdam, Pendakwah yang Kumpulkan Ribuan Jamaah di Taiwan

Profil Gus Iqdam, Pendakwah yang Kumpulkan Ribuan Jamaah di Taiwan (Kolase Dindanews)

PONTIANAK – Profil Gus Iqdam, Pendakwah yang Kumpulkan Ribuan Jamaaah di Taiwan

Belakangan ini, sosok Gus Iqdam sedang ramai dibicarakan karena aksinya yang menarik perhatian.

Nama Gus Iqdam memang cukup tenar di tanah air, karena pesan dakwahnya yang bisa diterima oleh semua kalangan.

Bahkan, jam terbang Gus Iqdam sebagai pendakwah sudah tak diragukan lagi.

Tak cukup berdakwah di tanah air, Gus Iqdam bahkan sampai berdakwah ke negara Taiwan.

Dakwahnya yang berlangsung pada Minggu, 17 September 2023 itu juga dihadiri puluhan ribu jamaah yang didominasi WNI yang ada di Taiwan.

Lalu, siapakah sosok Gus Iqdam yang sempat menghebohkan jagat Taiwan ini?

Gus Iqdam lahir pada 27 September 1994 di Blitar, Jawa Timur. Dia dikenal sebagai pengasuh Ponpes Mambaul Hikam II di Blitar.

Salah satu hal yang membuatnya terkenal adalah ceramahnya yang dekat dengan kalangan milenial, penuh dengan humor, dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan Masyarakat.

Pria yang memiliki nama lengkap Agus Muhammad Iqdam Kholid adalah anak bungsu dari empat bersaudara dari pasangan KH. Kholid dan Hj. Ny. Lam’atul Walidah.

Kakeknya adalah salah satu kiai terkemuka di Jawa Timur, yaitu KH. Zubaidi Abdul Ghofur, yang juga dikenal sebagai Mursyid Thariqah di Jawa Timur.

Masa kecil Gus Iqdam dihabiskan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, di bawah bimbingan Muhammad Abdurrahman Kautsar atau Gus Kautsar.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.

Pada tahun 2021, Gus Iqdam menikahi Aning Nilatin Nihayah, putri dari Almaghfurlah KH. Thoha Widodo Zaini Munnawir, seorang tokoh agama dari Pondok Pesantren Lirboyo.

Selain itu, Gus Iqdam juga memimpin Majelis Ta’lim Sabilu Taubah yang didirikannya pada Desember 2018.

Majelis ini memiliki arti “jalan taubat,” yang mencerminkan fokus pada dakwah taubat bagi orang-orang dari berbagai latar belakang.

Majelis ini merupakan tempat belajar agama bagi orang-orang yang berideologi jalanan, marginal, dan sering terlibat dengan dunia kriminal. (Gil)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...