Senin, Juni 17, 2024

Perubahan Nama India Menjadi Bharat, Ini 10 Negara yang Pernah Mengganti Namanya Termasuk Turki

Pergantian nama ini diprediksi akan menjadi fokus utama dalam sidang khusus parlemen yang dijadwalkan pada 18-22 September

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Perdana Menteri Bharat, Narendra Modi saat di kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada tanggal 9-10 September 2023 (kolase dnews)
Perdana Menteri Bharat, Narendra Modi saat di kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada tanggal 9-10 September 2023 (kolase dnews)

PONTIANAK- Perubahan Nama India Menjadi Bharat, Ini 10 Negara yang Pernah Mengganti Namanya Termasuk Turki

Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi India telah memicu perdebatan luas dengan rencananya untuk mengganti nama resmi negara ini dari “India” menjadi “Bharat”. 

Langkah ini pertama kali diumumkan saat undangan makan malam G20 yang diselenggarakan di India, di mana undangan tersebut mencantumkan nama “Presiden Bharat” bukan “Presiden India”.

Pergantian nama ini diprediksi akan menjadi fokus utama dalam sidang khusus parlemen yang dijadwalkan pada 18-22 September. 

Langkah ini diambil setelah India menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada tanggal 9-10 September 2023. 

G20, yang terdiri dari 19 negara dan Uni Eropa, adalah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang menonjolkan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia.

Pemimpin Kongres, Jairam Ramesh, membenarkan adanya rencana perubahan nama ini. 

Dia mengungkapkan bahwa perubahan ini pertama kali terkuak saat undangan resmi G20 mencantumkan “Presiden Bharat”. 

Hal ini menciptakan ketidakpastian dan perdebatan seputar dampak perubahan nama ini terhadap identitas dan warisan India.

Meskipun perubahan nama ini menciptakan kontroversi, India bukanlah satu-satunya negara yang pernah mengalami perubahan nama. 

Beberapa negara lain juga telah melakukan langkah serupa dalam sejarah mereka, berikut 10 negara yang mengubah nama negaranya :

  • Türkiye: Pada tahun 2022, Turki meminta agar negaranya disebut sebagai “Türkiye” dalam semua bahasa, menekankan identitas budaya dan peradabannya.
  • Myanmar: Pada tahun 1989, junta militer Myanmar mengganti nama negara ini dari “Burma” menjadi “Myanmar”.
  • Republik Demokratik Kongo: Negara ini telah mengalami beberapa perubahan nama sejak masa penjajahan Belgia hingga menjadi Republik Demokratik Kongo.
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »
What to read next...