Minggu, Juni 16, 2024

Perkumpulan Merah Putih Silaturahmi dengan Kapolda Kalbar

DINDANEWS, PONTIANAK – Perkumpulan Merah Putih (PMP) menggelar acara silaturahmi dengan Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro, di Hotel Harris Pontianak, Kamis (27/1/2022).

Ketua Perkumpulan Merah Putih (PMP) Sukiryanto mengatakan, perkumpulan tersebut dibentuk oleh sejumlah tokoh-tokoh dari etnis yang ada di Kalbar. Tujuannya, untuk menghilangkan kenangan pahit konflik etnis, seperti yang terjadi 1978 dan 1999.

“Alhamdulillah, dengan terbentuknya PMP, saat ini kami selalu bersatu dalam hal apapun. Kami adalah mitra, kami berdiri sendiri, tidak mendapat dana dari pemerintah. Tapi siang malam, ketika kami diperlukan, untuk mengamankan, memberi kedamaian, kami siap membantu 24 jam,” kata Sukiryanto.

Selain itu, lanjut Sukiryanto, perkumpulan tersebut juga aktif menggelar vaksinasi untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.

“Kami terdiri dari 23 paguyuban suku, mudahan ke depan, perkumpulan dan kepolisian bersinergi dan bersama menjaga Kalbar,” ucap Sukiryanto.

Sukiryanto melanjutkan, terlebih saat ini sudha memasuki masa-masa pelaksanaan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah, yang mana kerap beredar informasi-informasi hoaks yang dapat menganggu kerukunan masyarakat.

“Menghadapi pileg dan pilkada tentu hoaks bertebaran, makanya teman pengurus, kami mohon, ke depan kita harus hati-hati, banyak yang ingin ambil untung dari situasi ini,” ungkap Sukiryanto.

Sementara Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro mengatakan Perkumpulan Merah Putih sebagai senjata paling ampuh dalam mengantisipasi dan menanggulangi konflik-konflik horizontal di masyarakat.

“Kita selalu berkomunikasi dengan baik. Memang perlunya kolaborasi dan kerja sama antar agama dan suku. Kita ini beraneka ragam,” ucap Suryanbodo.

Suryanbodo juga mengatakan senang dan terbantu dengan keberadaan perkumpulan. “Dengan adanya perkumpulan ini, saya senang sekali. Jadi, perkumpulan ini senjata paling ampuh, kita bisa menghilangkan ego sektoral, adu domba bisa dieliminasi,” tutup Suryanbodo.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *