Sabtu, Juni 15, 2024

Perbatasan Negara di Kalbar Masih Tertinggal

DINDANEWS, PONTIANAK – Sebagian besar wilayah perbatasan negara RI-Malaysia di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) merupakan kawasan tertinggal.

“Sepanjang garis perbatasan tersebut terdapat 50 jalur jalan setapak yang menghubungkan 55 desa di wilayah perbatasan Kalbar dengan 32 kampung di Sarawak,Malaysia,” ungkap Sekda Kalbar Harisson, kemarin.

Panjang perbatasan RI-Malaysia di Kalbar mencapai 972 Kilometer. Meliputi 40 desa 14 kecamatan di 5 kabupaten di Kalbar, yakni Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang dan Kapuas Hulu.

Sarana dan prasarana, baik sosial maupun ekonomi di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar tersebut masih sangat terbatas.

“Untuk itu, Pemprov Kalbar berkomitmen untuk mempercepat pembangunan wilayah perbatasan sesuai dengan apa yang sudah tertuang dalam RPJMD Kalbar 2018-2023,” kata Harisson.

Percepatan pembangunan tersebut dilakukan karena wilayah perbatasan memiliki nilai strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional dan kedaulatan negara.

Pembangunan kawasan perbatasan juga merupakan faktor pendorong bagi peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Harisson berharap, kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar bisa maju dan masyarakat sejahtera melalui tahapan-tahapan yang telah direncanakan.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *