Selasa, Juni 25, 2024

Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Kota Pontianak 2022 Tetap Semarak Karena Ini

DINDANEWS, PONTIANAK – Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Kota Pontianak tahun ini tidak seperti sebelum pandemi Covid-19.

Saat pandemi Covid-19 ini dilarang pawai, arak-arakan atau acara yang berpotensi menimbulkan kerumuman massa selama Imlek dan Cap Go Meh di Kota Pontianak.

Kendati demikian, bukan berarti perayaan Imlek dan Cap Go Meh Kota Pontianak tidak semarak. Hal itu dibuktikan langsung Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Pada malam Tahun Baru Imlek 2573, Edi Rusdi Kamtono menyempatkan diri untuk berkeliling Kota Pontianak guna memantau aktivitas masyarakat.

Edi mampir sejenak di Kelenteng Kwan Tie Bio di Jalan Diponegoro Kota Pontianak. Ia mendapati hiasan ornamen dan lampion di teras depan tempat ibadah tersebut.

Selain itu, terdapat pula 5 ekor replikasi harimau di sisi kiri dan kanan Kelenteng dengan ukuran cukup besar.

“Dengan banyaknya hiasan dan ornamen-ornamen ini, cukup membuat semarak perayaan Imlek di Kota Pontianak,” kata Edi, ditemui di sela peninjauannya, Senin 31 Januari 2022 malam.

Hiasan dan ornamaen memang terdapat di banyak Kelenteng di Kota Pontianak. Bahkan untuk lampion, banyak bertebaran beberapa ruas jalan.

Kendati pemerintah melarang pesta kembang api karena khawatir menimbulkan kerumunan massa, warga Tionghoa tetap secara sporadis menyalakan kembang api.

Inisiatif warga menyalakan kembang api, membuat beberapa sudut langit Kota Pontianak nampak begitu semarak. Masyarakat hanya bisa menyaksikannya dari kejauhan, tidak berkerumun.

Kondisi tersebut tentunya berbeda dengan ketika malam Imlek sebelum pandemi Covid-19, di mana pesta kembang api dipusatkan di Jalan Gajah Mada Kota Pontianak.

Saat itu, sepanjang ruas Jalan Gajah Mada dipadati warga yang menyalakan dan menyaksikan kembang api.

Momen kerumunan massa seperti itu tidak terjadi, karena tahun ini dikhawatirkan menimbukan kluster baru penyebaran Covid-19.

“Bagi masyarakat yang merayakan Imlek tetap diperbolehkan beribadah di Kelenteng dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Edi.

Pemkot Pontianak bersama TNI dan Polri pun melakukan pengamanan di rumah-rumah ibadah guna memastikan peribadatan berjalan aman dan kondusif.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *