Senin, Juni 17, 2024

Pembuang Bayi di Sungai Jelai Terungkap

DINDANEWS, KETAPANG – Mayat bayi perempuan yang ditemukan mengapung di Sungai Jelai Kabupaten Ketapang pada Senin 21 Februari 2022 lalu, ternyata dibuang ibu kandungnya berinisial ME (20).

Wanita berinisial ME ini merupakan warga Desa Periangan, Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang. Bekerja sebagai asisten rumah tangga.

ME diketahui membuang bayi perempuan itu sesaat usai melahirkan di WC rumah majikannya pada Subuh hari.

Ia membuang bayi perempuan yang baru dilahirnya itu dalam keadaan hidup. Ketika ditemukan warga sudah menjadi mayat di tepian Sungai Jelai.

Terungkapnya perbuatan ME ini, bermula dari kecurigaan warga sekitar yang melihatnya agak gemuk dan buncit kemudian tiba-tiba langsing.

Apalagi warga sekitar melihat ME mondar mandir ke WC dengan membawa ember dan kain pada subuh hari.

Warga yang curiga tersebut langsung melaporkan gerak-gerak mencurigakan ME itu ke Polisi.

Bermodalkan laporan tersebut, jajaran Polsek Jelai pun langsung menjemput ME untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Jelai AKP Zuanda mengatakan, ME dibawa sekitar pukul 21.00, kurang dari 24 jam sejak mayat bayi perempuan itu ditemukan mengapung di Sungai Jelai pada Senin 21 Februari pukul 09.00 WIB.

Malu Melahirkan Anak dari Hubungan Gelap

Di Mapolsek Jelai, ME mengaku telah membuang bayi perempuannya ke Sungai Jelai. Lantaran merasa malu karena melahirkan anak dari hubungan gelapnya bersama pacar.

“Pelaku mengaku melahirkan di WC rumah majikannya pada Sabtu 19 Februari 2022 sekitar pukul 05.30 WIB,” kata Zuanda dalam keterangan persnya, Selasa 22 Februari 2022.

Sesaat setelah melahirkan, ME langsung membungkus bayinya yang masih hidup itu dengan kain dan memasukkan ke embar.

“Kemudian dibawa ke Sungai Jelai untuk dibuang,” terang Zuanda

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Periangan dihebohkan dengan penemuan mayat bayi perempuan di tepian Sungai Jelai sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

“Mayat bayi pertamakali ditemukan warga bernama Rantan (44), warga Dusun Riam Desa Periangan saat ia hendak menuju ke perahunya di tepian Sungai Jelai,” kata Zuanda.

Saksi yang melihat kejadian langsung melaporkan ke Mapolsek Jelai.

“Usai mendapat laporan, kita langsung ke lokasi. Melakukan olah TKP. Kemudian mengevakuasi mayat ke Puskesmas Jelai untuk divisum,” kata Zuanda.

Sejak penemuan mayat bayi perempuan itu, jajaran Polsek Jelai melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan untuk menemukan pelaku.

Hingga akhirnya berhasil menangkap wanita berinisial ME yang merupakan ibu kandung korban. Seorang asisten rumah tangga yang melahirkan anak dari hubungan gelapnya dengan sang pacar.

Hingga kini polisi masih memburu pria yang telah menghamili ME tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *