Jumat, Juni 14, 2024

Pelaku UMKM Harus Melek Teknologi, Staf Ahli Wali Kota Singkawang: untuk Meningkatkan Pendapatan

DINDANEWS, SINGKAWANG – Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) harus melek teknologi.

“Harus bisa menggunakan teknologi untuk mengembangkan usahanya,” kata Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Kota Singkawang Karjadi, kemarin.

Ia menyampaikan hal tersebut ketika mewakili Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie untuk membuka Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Gelombang I di Hotel Swiss-Belinn Singkawang.

Di hadapan 100 peserta Pelatihan DEA Gelombang I tersebut, Karjadi tanpa sungkan menyebut hingga saat ini masih banyak masyarakat yang masih belum melek teknologi, khususnya para pelaku UMKM.

“Padahal jika sudah familiar dengan penggunaan teknologi dan memanfaatkan internet, tentu akan lebih optimal dalam memasarkan usahanya,” kata Karjadi.

Dengan mengikuti Pelatihan DEA ini, lanjut Karjadi, mudah-mudahan pelaku UMKM di Kota Singkawang mempunyai keinginan untuk memperluas jaringan pemasaran usahanya.

“Semoga pelatihan ini dapat memberikan wawasan terhadap teknologi yang sedang berkembang dan meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM Kota Singkawang,” harap Karjadi.

Senada juga disampaikan Kepala Sub Koordinator Pengembangan SDM BBPSDM Kominfo Medan, Frans Hendro Suryanta Sembiring.

Ia mengatakan, Pelatihan DEA ini untuk mengembangkan Talenta Digital Indonesia (TDI) di Indonesia, termasuk Singkawang.

TDI ini, jelas dia, bukan hanya untuk kalangan pemerintahan atau Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Pelatihan ini gratis, tidak dipungut biaya. Kami sangat mendorong pelaku UMKM mengikuti pelatihan-pelatihan ini,” uca Frans Hendro.

Ia berharap, melalui Pelatihan DEA ini para pelaku UMKM yang menjadi peserta dapat menemukan inovasi-inovasi.

Melalui inovasi itu diharapkan akan berdampak positif bagi pertumbuhan perekonomian usahanya yang ditekuni.

Selain itu, Frans Hendro meminta para peserta pelatihan ini saling mendukung dengan berbagi ilmu kepada masyarakat lainnya.

“Tentunya, ketika masyarakat kian mahir dalam pemanfaatan teknologi yang ada, paling tidak, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Frans Hendro.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *