Rabu, Juni 19, 2024

Mulai Tahun 2024, Pemerintah Ubah Skema Gaji dan Hapuskan Tunjangan Bagi PNS 

Skema ini akan menggantikan sistem saat ini yang melibatkan berbagai tunjangan yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil dan PPPK

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
ilustrasi PNS (kolase dnews)
ilustrasi PNS (kolase dnews)

PONTIANAK- Mulai Tahun 2024, Pemerintah Ubah Skema Gaji dan Hapuskan Tunjangan Bagi PNS.

Pemerintah Indonesia tengah mengembangkan rencana untuk mengenalkan skema gaji tunggal, yang disebut juga sebagai single salary, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Skema ini akan menggantikan sistem saat ini yang melibatkan berbagai tunjangan yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengumumkan rencana ini dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI pada Senin, 11 September 2023. 

Menurut Suharso, skema gaji tunggal ini menjadi salah satu prioritas dalam rencana kerjanya untuk tahun 2024.

Skema ini akan menghapuskan berbagai tunjangan yang saat ini ada dan menggantinya dengan satu penghasilan tunggal yang mencakup seluruh komponen penghasilan. 

Selain skema gaji tunggal, Suharso juga menyoroti sejumlah program prioritas lainnya dalam rencananya, termasuk perencanaan pembangunan tahunan nasional, penentuan angka target kemiskinan, pengangguran terbuka, rasio gini, serta penguatan tata kelola perencanaan dan kliring house untuk proyek-proyek besar.

Selain itu, program koordinasi perencanaan dan penyiapan kegiatan yang dibiayai dari berbagai instrumen pembiayaan serta koordinasi strategis penyusunan revisi Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional juga menjadi perhatian utama Suharso.

Dalam desain skema single salary yang dirancang oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), PNS hanya akan menerima satu jenis penghasilan yang merupakan gabungan berbagai komponen penghasilan. 

Sistem grading akan digunakan untuk menentukan besaran gaji dalam berbagai jenis jabatan PNS, dengan mempertimbangkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan. 

Sebagai tambahan, grading ini akan dibagi menjadi beberapa tahap dengan nilai rupiah yang berbeda, sehingga PNS dengan jabatan yang sama dapat menerima gaji yang berbeda.

Rencana pengenalan skema gaji tunggal ini akan mengubah cara ASN menerima penghasilan mereka dan diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam sistem pembayaran gaji pegawai negeri.

Program-program lainnya yang diungkapkan Suharso juga bertujuan untuk memperkuat perencanaan pembangunan nasional dan pengelolaan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. (Ain)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...