Selasa, Juni 25, 2024

Maraknya Penipuan Siber, Ini Modus yang Digunakan Melalui WhatsApp dan Gmail

Para Penjahat Siber Semakin Terampil Memanfaatkan Media Sosial dan Surel atau surat elektronik untuk Penipuan

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
ilustrasi whatshapp dan gmail (kolase dnews)
ilustrasi whatshapp dan gmail (kolase dnews)

PONTIANAK- Maraknya Penipuan Siber, Ini Modus yang Digunakan Melalui WhatsApp dan Gmail

Para Penjahat Siber Semakin Terampil Memanfaatkan Media Sosial dan Surel atau surat elektronik untuk Penipuan.

Kejahatan siber semakin cerdik dalam melaksanakan aksinya, dan saat ini mereka telah memperluas jangkauan mereka dengan memanfaatkan media sosial dan surel seperti WhatsApp dan Gmail. 

Perusahaan keamanan siber global, Kaspersky, baru-baru ini mengungkapkan modus operasi yang digunakan oleh penjahat siber untuk menyerang perusahaan melalui pesan dan surel palsu, serangan email bisnis, dan permintaan data palsu dari lembaga penegak hukum.

Berikut adalah beberapa modus operasi yang digunakan oleh penipu siber melalui WhatsApp dan Gmail :

  • Berpura-pura Sebagai Dukungan Teknis

Salah satu metode yang paling umum digunakan oleh penjahat siber adalah berpura-pura sebagai dukungan teknis atau technical support. 

Mereka akan menelepon karyawan perusahaan dan mengklaim bahwa mereka telah mendeteksi aktivitas mencurigakan di komputer karyawan. Biasanya, panggilan ini dilakukan pada akhir pekan atau di luar jam kerja. 

Para penjahat siber akan menawarkan untuk memperbaiki masalah tersebut dari jarak jauh dengan menggunakan Remote Access Tool (RAT), tetapi sebenarnya mereka hanya mencari informasi kredensial login karyawan. 

Namun, modus operandi ini mulai berubah sejak pandemi Covid-19, ketika banyak karyawan bekerja dari rumah (work from home/WFH).

  • Panggilan Palsu dari CEO

Penipu siber juga sering menggunakan modus serangan kompromi email bisnis (BEC). Mereka akan menyamar sebagai manajer, CEO, atau mitra bisnis penting untuk mengecoh target mereka dan mencuri uang mereka. 

Salah satu bentuk serangan yang umum adalah dengan mengirimkan lampiran berbahaya kepada korban dengan dalih pesan darurat. 

Rekayasa sosial memainkan peran penting dalam modus ini untuk meyakinkan korban agar melakukan apa yang diminta oleh penipu.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »
What to read next...