Jumat, Februari 23, 2024

Laporan Kekayaan Anggota Bawaslu Kalbar, Mursyid Hidayat Tercatat Paling Tajir

Anggota Bawaslu Kalbar periode 2023-2028 (foto instagram Bawaslu Kalbar)

PONTIANAK- Badan Pengawas Pemilihan Umum atau yang dikenal dengan Bawaslu merupakan lembaga independen yang bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pemilihan umum di Indonesia. 

Bawaslu memiliki kantor pusat di Jakarta dan kantor perwakilan di setiap provinsi hingga kabupaten/kota di Indonesia. 

Anggota Bawaslu terdiri dari lima orang pimpinan merangkap anggota dan satu orang ketua merangkap anggota.

Pada 14 Februari 2023 lima anggota Bawaslu Kalimantan Barat yang baru telah resmi dilantik untuk periode 2023-2028. 

Dari kelima orang tersebut, ada empat nama baru yang bertugas di Bawaslu Kalbar. 

Kelima nama tersebut ialah Mursyid Hidayat, Faisal Riza, Yosef Harry suyadi, Agnesia Ermi, dan Uray Juliansyah.

Sama seperti lembaga negara lainnya, anggota Bawaslu juga termasuk sebagai pejabat negara yang wajib melaporkan harta kekayaan kepada KPK RI. 

Sesuai Amanat UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Perlu untuk diketahui berapakah Laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) dalam hal ini Bawaslu Kalbar?

Tim dindanews.com telah merangkum besaran harta kekayaan yang dilaporkan oleh kelima anggota Bawaslu Kalbar kepada negara, sebagai berikut:

  • Mursyid Hidayat

Total seluruh Harta kekayaan Mursyid Hidayat yang dilaporkan pada 2021 sebesar Rp 2.778.082.447. 

Yang dimana harta tersebut terdiri dari:

Tanah dan Bangunan : Rp 450.000.000

Kendaraan Bermotor : Rp 227.500.000

Harta Bergerak Lainnya : Rp 16.975.000

Surat berharga : Rp 0

Kas dan Setara Kas : Rp 1.278.607.447

Harta Lainnya : Rp 1.350.000.000

Hutang : Rp 545.000.000

LHK Mursyid pada 2021 naik sekitar 640,32 persen dari tahun sebelumnya, yang hanya sebesar Rp 375.254.346.

  • Faisal Riza

Total seluruh harta kekayaan Faisal Riza yang dilaporkan pada 10 Januari 2023 untuk masa priodik tahun 2022 sebesar Rp 447.000.000. 

Yang mana harta tersebut terdiri dari:

Tanah dan Bangunan : Rp 575.000.000

Kendaraan Bermotor : Rp 128.000.000

Harta Bergerak Lainnya : Rp 14.500.000

Surat berharga : Rp 0

Kas dan Setara Kas : Rp 2.500.000

Harta Lainnya : Rp 0

Hutang : Rp 273.000.000

LHK Faisal Riza pada 2021 naik sekitar 12,03 persen dari tahun sebelumnya, yang hanya sebesar Rp 399.000.000.

  • Yosef Harry Suyadi

Total seluruh harta kekayaan Yosef Harry Suyadi yang dilaporkan pada 2021 sebesar Rp 61.065.687. 

Yang mana harta tersebut terdiri dari:

Tanah dan Bangunan : Rp 265.000.000

Kendaraan Bermotor : Rp 3.500.000

Harta Bergerak Lainnya : Rp 6.800.000

Surat berharga : Rp 0

Kas dan Setara Kas : Rp 60.828.100

Harta Lainnya : Rp 0

Hutang : Rp 275.062.413

LHK Yosef di 2021 naik sekitar 209,81 persen dari tahun sebelumnya, yang hanya sebesar Rp -55.612.413.

  • Agnesia Ermi

Total seluruh harta kekayaan Agnesia Ermi yang dilaporkan pada 2021 sebesar Rp 27.472.426. 

Yang mana harta tersebut terdiri dari:

Tanah dan Bangunan : Rp 115.000.000

Kendaraan Bermotor : Rp 3.000.000

Harta Bergerak Lainnya : Rp 67.705.000

Surat berharga : Rp 0

Kas dan Setara Kas : Rp 827.710

Harta Lainnya : Rp 0

Hutang : Rp 159.060.284

LHK Ermi pada 2021 turun sekitar 81,67 persen dari tahun sebelumnya. 

Yang mana pada tahun 2020 harta kekayaan Ermi mencapai Rp 149.894.312.

  • Uray Juliansyah

Total seluruh harta kekayaan Uray Juliansyah yang dilaporkan pada 2021 sebanyak Rp -23.406.000. 

Yang mana harta tersebut terdiri dari:

Tanah dan Bangunan : Rp 0

Kendaraan Bermotor : Rp 22.000.000

Harta Bergerak Lainnya : Rp 17.000.000

Surat berharga : Rp 0

Kas dan Setara Kas : Rp 20.000.000

Harta Lainnya : Rp 0

Hutang : Rp 82.406.000

LHK Uray Juliansyah pada 2021 turun sekitar 14,09 persen dari tahun sebelumnya. 

Dimana pada tahun 2020 harta kekayaannya sebesar Rp -27.246.000.

Itulah laporan harta kekayaan milik anggota Bawaslu Kalbar. 

Publik berhak mengetahui harta kekayaan para penyelenggara negara dan bebas diakses pada laman e-LHKPN milik KPK RI. (Gil)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...