Selasa, Juni 25, 2024

Ketua Komite IV DPD RI: Harusnya Pemerintah Bisa Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng

DINDANEWS, PONTIANAK – Ketua Komite IV DPD RI Sukiryanto mengatakan, harusnya pemerintah bisa memastikan ketersediaan minya goring untuk konsumsi rumah tangga.

Menurut dia, salah satu caranya adalah dengan mengkoordinir pelaku industri untuk menjaga pasokan serta kestabilan harga.

“Pemerintah seharusnya dapat memastikan ketersediaan minyak goreng bagi konsumsi rumah tangga dan harus dapat mengkoordinir pelaku industri untuk menjaga keamanan pasokan dan juga kestabilan harga,” kata Sukiryanto saat dihubungi, Senin (10/1/2022).

Selanjutnya, lanjut Sukiryanto, pemerintah harus memiliki grand desaign pengolahaan dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat.

“Tidak kalah penting TPID Kalbar harus tetap menjalankan program-program pengamanan stok dan juga menjaga kestabilan harga,” ucap Sukiryanto.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan rakyat Indonesia menunggu kerja cepat pemerintah untuk menurunkan harga minyak goreng yang semakin mahal beberapa waktu terakhir.

Seharusnya, ujar Puan, harga minyak goreng sudah bisa turun sejak sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.

“Kerja cepat Pemerintah menurunkan harga minyak goreng ditunggu rakyat. Maka, pengendalian mahalnya harga minyak goreng di pasaran harus cepat terealisasi,” kata Puan.

Kata dia, harga minyak goreng saat ini sudah mencapai Rp20.000 per liter. Puan menilai, tidak stabilnya harga minyak goreng nasional sudah terlalu lama dibiarkan tidak terkendali dan akhirnya menyusahkan masyarakat.

“Keadaan ini sungguh berat bagi rakyat kecil. Apalagi harga-harga bahan pokok lainnya, juga banyak yang melambung tinggi sejak akhir tahun lalu,” jelas Puan.

Puan mengapresiasi perintah dari Presiden Joko Widodo yang meminta jajarannya segera mengupayakan pengendalian harga minyak goreng. Langkah progresif pemerintah itu, kata Puan, telah dinantikan oleh rakyat.

Puan memahami mahalnya minyak goreng disebabkan harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) internasional yang tengah tinggi. Meski begitu, pemerintah dinilai seharusnya sudah melakukan intervensi sejak awal sehingga harga minyak goreng tidak terus menerus merangkak naik.

“Operasi pasar perlu dilakukan secara berkala, termasuk oleh Dinas terkait di daerah-daerah untuk terus memastikan ketersediaan minyak goreng di pasar sehingga tidak terjadi kelangkaan dan harga pun bisa kembali stabil,” harap Puan.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *