Jumat, Juni 14, 2024

Kereta Gantung Bakal Dibangun di Bukit Kelam Sintang

SINTANG – Bupati Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) Jarot Winarno mengeklaim, saat ini telah ada investor yang akan membangun kereta gantung di Taman Wisata Alam Bukit Alam.

Menurut Jarot, Bukit Kelam merupakan objek wisata andalan Kabupaten Sintang. Bukit ini adalah sebuah batu monolit gelap yang dianggap sebagai formasi batu monolit terbesar dan tertinggi di dunia mengalahkan Ayers Rock di Uluru, Australia.

Ketinggian bukit kelam mencapai 1.002 mdpl. Bukit Kelam jauh lebih tinggi dan besar dibandingkan Ayers Rock yang memiliki tinggi 862 mdpl.

“Nanti ada investor dari Jakarta yang akan presentasi rencana pembangunan kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam. Saya minta dinas terkait mempersiapkan diri atas rencana tersebut,” kata Jarot dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/1/2022).

Bila pembangunan kereta gantung terwujud di Bukit Kelam, lanjut Jarot, tentu menambah daya tarik taman wisata alam yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar tersebut.

“Dengan adanya kereta gantung, wisatawan akan bisa menikmati Bukit Kelam dari dekat dengan pemadangan yang mempesona,” ungkap Jarot.

Jarot menjelaskan, Bukit Kelam berlokasi di Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalbar, berjarak sekitar 20 km dari Kota Sintang dengan waktu tempuh 20 menit.

Dari Kota Pontianak jaraknya 395 kilometer dengan waktu tempuh jalur darat sekitar 7-8 jam. Ada dua cara mode tempuh yang bisa dipilih, pertama melalui darat dengan bus, atau melalui udara dengan pesawat dari Bandara Internasional Supadio Pontianak ke Bandara Tebelian Sintang.

“Bukit Kelam merupakan cagar alam yang kaya flora dan fauna. Karena keanekaragaman hayatinya, pemerintah menata kawasan tersebut sebagai taman wisata alam. Masyarakat sekitar biasa menyebutnya Bukit Raya,” tutup Jarot.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *