Rabu, Juni 19, 2024

Kelompok Katana Pontianak Terima Pelatihan Tanggap Bencana

DINDANEWS, PONTIANAK – PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Pontianak menggelar pelatihan kepada Kelompok Kampung Tangguh Bencana (Katana) di Pondok Pangeran , Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara.

Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas SDM KATANA dalam penanggulangan bencana dengan cakupan pelajaran penyuluhan dan juga praktik pemadaman menggunakan APAR dan fire blanket yang sudah disiapkan oleh Pertamina.

Sebelum melaksanakan praktik pemadaman, para peserta dikumpulkan terlebih dahulu untuk mendapatkan gambaran mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan.

Kegiatan dilaksanakan dengan terlebih dahulu menjelaskan kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu berupa pemaparan materi terkait kebencanaan dan Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) dan kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan.

Materi pertama disampaikan oleh Waskito Nugroho sebagai CDO Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Pontianak bersama dengan Kurniawan Bagus dari Politeknik Negeri Sosial Bandung menjelaskan tentang bencana secara umum dan kaitannya dengan penanggulangan resiko bencana berbasis masyarakat.

Sekitar 20 orang anggota KATANA Pangeran 27 menyimak dengan seksama materi yang di sampaikan. Hasil pemetaan KATANA Pangeran 27 bahwa potensi bencana yang terjadi di area RW 27 khususnya dan Kecamatan Pontianak Utara maupun Kota Pontianak yaitu karhutla, angin puting beliung, kerusuhan, dan banjir.

Banjir yang terjadi di lingkungan sekitar ini menurut pemateri adalah dikarenakan air pasang yang naik dan disertai oleh hujan yang mengakibatkan adanya genangan air yang beberapa jam bertahan di suatu area dan setelahnya surut kembali.

“Jadi yang harus dilakukan adalah menjaga sanitasi air tetap terjaga baik sehingga ketika air pasang laut tiba, dapat dimitigasi dengan cermat dan tidak terlalu mengganggu aktivitas warga,” jelas Kurniawan.

Saat materi praktik Pertamina langsung turun tangan melalui tim fire fighter HSSE yang melatih kelompok KATANA memadamkan api. Anggota KATANA yang mengikuti praktik ini sangat antusias mengikuti materi ini.

Salah satu kader perempuan KATANA, Inem,  menyampaikan bahwa dalam pemadaman api yang ada di lingkungan tempat tinggal ini kami pastinya tidak bisa hanya mengandalkan bapak-bapak saja, namun kami perempuan juga harus bisa dan mampu dengan sigap ikut dalam kegiatan penanggulangan bencana.

Selaku ketua KATANA, Wisharyadi menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memang sangat penting dibekalkan kepada pengurus KATANA di manapun, sehingga rekan – rekan bisa langsung bertindak cepat dan terukur sebelum bantuan datang.

Pada acara ini Pertamina memberikan berupa APAR yang diserahkan oleh Imran Jamil selaku Integrated Terminal Manager.

“Apa yang dilaksanakan oleh Pertamina merupakan komitmen dalam mencegah terjadinya bencana di kawasan ring 1 perusahaan dan meningkatkan keterampilan masyarakat jika ditemui adanya kejadian bencana,” jelas Imran.

Ditempat lain, Area Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Susanto August Satria menyampaikan bahwa melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSL) perusahaan terus berkomitmen terhadap mitigasi bencana khususunya di daerah rawan bencana sekitar ring 1 Pertamina, ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang digagas oleh pemerintah yaitu pada poin 11 yaitu Menjadikan Kota dan Pemukiman Inklusif, Aman, Tangguh dan Berkelanjutan.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *