Jumat, Februari 23, 2024

Kekayaan 14 Kepala Daerah di Kalimantan Barat Berdasarkan Peringkat

Ilustrasi kepala daerah di Kalimantan Barat

PONTIANAK– Dalam sebuah laporan yang dirilis oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tercatat bahwa sejumlah bupati dan wali kota di Kalimantan Barat yang memiliki kekayaan miliaran rupiah.

Laporan ini didasarkan pada data LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang telah disampaikan oleh para kepala daerah.

Dari laporan tersebut, tercatat bahwa Bupati Kabupaten Mempawah, Erlina menempati peringkat pertama sebagai kepala daerah terkaya di Kalbar.

Istri dari Wakil Gubernur Kalbar ini memiliki kekayaan bersih mencapai Rp 32.718.063.904 miliar.

Kekayaan Erlina tersebut terdiri dari berbagai jenis aset, seperti 34 bidang tanah dan bangunan, kendaraan, dan juga uang tunai.

Selain Bupati Mempawah, terdapat juga beberapa kepala daerah lain yang kekayaannya lebih dari Rp 10 miliar.

Di peringkat kedua, terdapat Bupati Ketapang, Martin Rantan kekayaan bersih sebesar Rp 14.515.127.207 miliar, diikuti oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan dengan kekayaan bersih sebesar Rp 13.115.411.461 miliar.

Untuk lebih lengkapanya, tim dindanews.com telah membuat peringkat kepala daerah di Kalbar dengan harta kekayaan tertinggi hingga yang terendah berdasarkan LHKPN terbaru.

Di peringkat pertama ada, Erlina, Mempawah

Dalam LHKPN tahun 2021, total kekayaan bersih Erlina mencapai Rp 32.718.063.904.

nominal tersebut sukses mengantarkan istri orang nomor dua di Kalbar itu menjadi pimpinan daerah paling kaya di Kalbar.

Kekayaan Erlina didominasi oleh kepemilikannya terhadap puluhan bidang tanah dan rumah.

Peringkat kedua, Martin Rantan, Ketapang 

Di urutan kedua ada Bupati Kabupaten Ketapang Martin Rantan.

Pada tahun 2021 Martin mencatatkan kekayaan sebesar Rp 14.515.127.207.

sama seperti Erlina, Martin juga seorang juragan tanah.

Peringkat ketiga, Fransiskus Dian, Kapuas Hulu

Sebanayak Rp 13.115.411.461 harta yang dimiliki oleh Fransiskus Dian pada tahun 2021.

Sama seperti dua petinggi daerah sebelumnya, harta Fransiskus juga didominasi oleh tanah dan bangunan.

Peringkat keempat, Dadi Sunarya Usfa Yusra, Melawi

Bupati tersugih selanjutnya ialah Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yusra.

Harta Dadi menurut LHKPN 2021 mencapai Rp 8.489.286.947.

Tanah dan Bngunan mendominasi harta kekayaan milik Dadi.

Peringkat kelima, Muda Mahendrawan, Kubu Raya

Urutan kelima diisi oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.

Bupati dengan jargon Menanjak ini memiliki harta kekyaaan sebesar Rp 8.275.313.324 pada LHKPN 2021.

Sama seperti kepala daerah sebelum-sebelumnya, harta Muda juga didominasi oleh Tanah dan Bangunan.

Peringkat ke enam, Jarot Winarno, Sintang

Berdasarkan LHKPN tahun 2021 harta kekayaan bersih yang dimiliki Jarot Sunarno menyentuh angka Rp 7.880.000.000.

Kekayaan bupati dua periode ini juga didominasi oleh tanah dan bangunan

Peringkat ke tujuh, Edi Rusdi Kamtono, Pontianak

Berada di peringkat ketujuh,Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mencatatkan hartanya di LHKPN tahun 2021 sebesar Rp 7.732.518.829.

Sektor yang menjadi penyumbang terbanyak kekayaan Edi ialah tanah dan bangunan, dengan nilai mencapai Rp 10.766.680.000.

Edi juga memiliki hutang yang cukup banyak, yaitu sebesar Rp 3.714.573.832.

Peringkat ke delapan, Sebastianus Darwis, Bengkayang

Urutan kedelapan diisi oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis.

Pada LHKPN 2021, Darwis melaporkan kekayaannya sebanyak Rp 7.519.365.841.

Kepemilikannya terhadap 18 bidang tanah dan bangunan menjadi aset terbesar Darwis.

Peringkat sembilan, Paolus Hadi, Sanggau

Dengan kekayaan yang mencapai Rp 7.055.143.151 pada LHKPN 2021 menjadikan Paolus Hadi sebagai Kepala Daerah terkaya nomor Sembilan di Kalbar.

Kekayaan pelantun Lagu Doleng Donado ini juga didominasi oleh tanah dan bangunan.

Peringkat sepuluh, Samuel, Landak

Samuel dilantik sebagai Penjabat Bupati Landak pada Mei 2022 menggantikan Bupati Landak sebelumnya Karolin Margarer Natasa.

Sebelumnya Samuel bertugas sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kalbar.

Pada LHKPN tahun 2021, Samuel telah mencatatkan harta kekayaan sebesar Rp 3.945.606.834.

Peringkat sebelas, Sumastro, Singkawang

Diurutan sebelas ada Penjabat Wali Kota Singkawang Sumastro.

Dalam LHKPN tahun 2021 miliknya, Sumastro melaporkan harta kekayaan sebesar Rp 2.615.967.249.

Sumastro ditunjuk sebagai Penjabat Wali Kota Singkawang setelah berakhirnya masa kepemimpinan Tjhai Chui Mie pada Desember 2022 kemarin.

Peringkat dua belas, Satono, Sambas

Berada di posisi 12, Bupati Sambas Satono mencatatkan kekayaannya pada LHKPN 2021 sebesar Rp 2.007.122.112.

Hampir seluruh kekayaaan Satono bersumber dari Tanah dan Bangunan yang ia miliki.

Peringkat ketiga belas, Citra Duani, Kayong Utara

Dengan harta kekayaan sebesar Rp 1.097.494.684 membuat Bupati Kayong Utara Citra Duani berada di peringkat akhir.

Dalam LHKPN 2021 Citra hanya melaporkan dua bidang tanah dan bangunan serta dua kendaraan miliknya.

Peringkat ke empat belas, Aron, Sekadau

Untuk Bupati Sekadau, tim dindanews.com belum bisa menemukan LHKPN miliknya yang terbaru.

Tetapi Aron pernah melaporkan harta kekayaan saat pencalonannya pada Pilkada Sekadau 2020.

Total Kekayaan Aron yang dilaporakan saat itu mencapai Rp Rp 970.884.069.

Dengan jumlah tersebut, Aron dinobatkan sebagai kepala daerah paling sederhana di Kalbar, dan satu-satunya kepala daerah dengan total kekayaan dibawah satu miliar. (Gil)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...