Jumat, Juni 14, 2024

Kasus Difteri Meningkat di Kota Singkawang, Ini Penyebabnya…

DINDANEWS, SINGKAWANG – Selama pandemi Covid-19, kasus difteri meningkat di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Terputusnya pemantauan dan penanganan disebut sebagai penyebab utama kasus difteri meningkat di Kota Singkawang.

Olehkarenanya Pemerintah Kota Singkawang melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) untuk mencegah kasus difteri meningkat lagi.

Sekretaris Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, Rindar Prihartono menjelaskan, sejak pandemi Covid-19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpaksa dihentikan.

“Pada saat proses KBM itu berhenti, kami tidak bisa melakukan kegiatan vaksinasi kepada anak sekolah,” kata Rindar Prihartono, Jumat 21 Januari 2022.

Dengan kembali dilaksanakan KBM atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Singkawang, kata Rindar, ORI kembali bisa dilaksanakan.

Umumnya, jelas Rindar, ORI dilakukan di daerah yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit infeksi bakteri hidung dan tenggorokan ini.

Melalui ORI tersebut, vaksinasi dilakukan 3 kali untuk membentuk kekebalan tubuh dari bakteri Corynebacterium Diphteriae.

Melalui ORI ini, lanjut dia, pencegahan dan penanganan kasus difteri di Kota Singkawang segera tercapai sesuai dengan yang diharakan bersama.

“Harapannya, anak-anak sekolah bisa terlindungi dari penyakit difteri dan dapat belajar dengan rasa aman dan nyaman,” pungkas Rindar.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *