Rabu, Juni 19, 2024

Kalbar Lolos Tahap II PPD

DINDANEWS, PONTIANAK – Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) lolos Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas RI).

“Alhamdulilah, Kalbar masuk ke penilaian Tahap II,” ucap Gubernur Kalbar Sutarmidji, Rabu 23 Februari 2022.

Sutarmidji mengaku sudah mempresentasikan pembangunan di Provinsi Kalbar terkait PPD dari Bappenas RI tersebut.

“Beberapa tahun belakangan ini, Kalbar sudah berada di urutan kedua di Pulau Kalimantan,” ungkap Sutarmidji.

Sementara untuk pertumbuhan ekonomi, kata Sutarmidji, Kalbar menjadi yang tertinggi dari 5 provinsi di Kalimantan.

Perekonomian Kalbar periode 2017-2021 tumbuh sekitar 3,69 persen. Di periode yang sama, tingkat pengangguran terbuka sekitar 5,82 persen, di bawah angka nasional sekitar 6,49 persen.

Sedangkan data dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) menyatakan tingkat kemiskinan Kalbar sekitar 6,84 persen, di bawah angka nasional sekitar 9,71 persen.

“Rasio Kalbar sekitar 0,315 persen, lebih rendah dari nasional sekitar 0,381 persen,” kata Sutarmidji.

“Namun, untuk Indeks Pertumbuhan Manusia (IPM) Kalbar sekitar 67,90 persen dan nasional 72,29 persen,” sambungnya.

Rendahnya IPM kalbar, kata Sutarmidji, disebabkan penilaian akumulasi dari 14 kabupaten dan kota Kalbar.

Adapun penyumbang IPM tertinggi untuk Kalbar ini, ungkap dia, Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Seharusnya kabupaten dan kota bisa meningkatkan angka IPM-nya, kata Sutarmidji, supaya IPM Kalbar dapat meningkatkan dan bersaing dengan provinsi lainnya.

“Selain Kota Pontianak dan Kota Singkawang. Daerah-daerah tertentu juga bisa meningkatkan IPM dengan baik,” ucap Sutarmidji.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *