Jumat, Juni 14, 2024

Kajati Kalbar Minta BNN Tes Urine Anggotanya

DINDANEWS, PONTIANAK – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, Masyhudi, secara mendadak memerintahkan kepada seluruh jaksa, pegawai, petugas keamanan dan honorer untuk menjalani tes narkoba.

Pelaksanaan tes berlangsung di Aula Lantai 4 Kejati Kalbar, Rabu (16/2/2022) pukul 08.00 WIB, yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat.

Kajati Kalbar, Masyhudi, menegaskan, narkoba adalah masalah besar dan dirinya tidak mau sampai ada ASN di Kejaksaan Tinggi Kalbar, baik Jaksa maupun Staf TU, atau tenaga honorer yang terlibat atau menggunakan narkoba.

“Karena itu lah, hari ini secara mendadak saya perintahkan kepada seluruh ASN maupun honorer untuk menjalani tes narkoba. Untuk itu, Kejati Kalbar bekerja sama dengan BNNP,” ungkapnya.

Tes narkoba ini, tambah Masyhudi, merupakan program rutin tahunan yang dilakukan dalam rangka mendeteksi narkoba secara dini.

“Jadi ini sebagai langkah preventif untuk mencegah dan memastikan tidak ada terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kejati Kalbar,” tegas dia lagi.

Untuk itu, Masyhudi mengajak semua pihak untuk turut serta memberantas peredaran narkoba di Kalimantan Barat.

“Kami menyatakan perang terhadap narkoba! Dan saya mengapresiasi kinerja BNNP Kalbar, Polda Kalbar dan Bea Cukai yang berhasil menggagalkan penyelundupan sabu sebanyak 32 kilogram,” ungkap Masyhudi.

Sementara itu, Wakil Kajati Kalbar, Juniman Hutagaol, mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga diri dan keluarga agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurut dia, kalau ada keluarga sebagai pengguna, agar segera ditangani untuk dilakukan rehabilitasi oleh instansi terkait atau lainnya.

“Pemerintah berharap kalau ada pihak keluarga atau teman yang salah jalan agar dilaporkan untuk segera ditangani, salah satunya direhabilitasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Aspidum Kejati Kalbar, Yulius Sigit Kristanto, menambahkan, untuk hasil tes urine tahun lalu di jajaran Kejati Kalbar hasilnya semua negatif.

“Mudah-mudahan untuk yang hari ini juga sama atau tidak ada yang terkontaminasi narkoba, karena memang kita anti dan menyatakan perang terhadap narkoba,” ujarnya.

Kegiatan tes narkoba dilaksanakan dengan melaksanakan protokol kesehatan yang sangat ketat dengan menerapkan 5M.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *