Senin, Juni 17, 2024

Investigasi Penyebab Minyak Goreng Langka

DINDANEWS, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar menginstruksikan instansi terkait terutama di kabupaten dan kota, untuk melakukan investigasi penyebab minyak goreng langka.

“Saya sudah instruksikan Disperindag Provinsi,” kata Gubernur Kalbar Sutarmidji, Rabu 23 Februari 2022.

Sutarmidji memerintahkan untuk mengecek gudang-gudang minyak goreng di Kalbar. “Sebetulnya kabupaten dan kota yang mengetahui di mana gudang-gudang minyak goreng,” katanya.

Termasuk pula pengecekan terhadap ritel-ritel modern untuk mengetahui penyebab minyak goreng langka.

“Dari situ investigasi, kenapa minyak goreng tidak ada. Misalnya distibutor tidak kirim, cari tahu kenapa. Akhirnya kan dapat ujungnya,” kata Sutarmidji.

Sebelumnya, Kepala Disperindag Kalbar Syarif Kamaruzzaman mengatakan, bersama Satgas Pangan Kalbar akan merazia beberapa ritel dan distributor minyak goreng di Kalbar.

“Kita akan melakukan Razia dan akan menindak  penimbun yang buat kita repot,” kata Kamaruzzaman.

Ia meminta seluruh pihak dapat memberikan kabar yang menyejukkan tentang stok minyak goreng di Kalbar.

Sebab ketersediaan minyak goreng di Kalbar saat ini mampu memenuhi kebutuhan 70 persen masyarakat Kalbar.

“Stok cukup. Kita punya pabrik Wilmar yang bisa memenuhi kebutuhan 70 persen di Kalbar. Kebutuhan orang di Kalbar 0,76 liter per bulan,” jelas Kamaruzzaman.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Kalbar untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan panic buying. Sehingga stok tetap aman hingga Ramadan dan Idulfitri.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *