Rabu, Juni 19, 2024

Ini Cara Masyarakat Tionghoa Kota Pontianak Rayakan Cap Go Meh di Tengah Pandemi

DINDANEWS, PONTIANAK – Masyarakat Tionghoa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) harus kembali merayakan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh diselimuti pandemi Covid-19 gelombang ketiga.

Sehingga, Pemerintah Kota Pontianak memberlakukan kembali PPKM level 2.

Meski demikian, tidak menyurutkan semarak perayaan Imlek dan Cap Go Meh di kota Khatulistiwa ini.

Tidak hilang akal, Voice Dragon Sport Pontianak menyediakan background foto bernuansa Imlek dan Cap Go Meh yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Pontianak.

“Dengan adanya wabah pandemi Covid-19 pemerintah daerah juga membatasi kegiatan untuk cap go meh. Jadi untuk festival itu ditiadakan kecuali hanya hiasan untuk spot foto saja. Kita mendukunglah langkah pemerintah daerah supaya covid ini tidak kembali merebak,” ujar Bie Chiung, Ketua Umum Voice Dragon Sport Pontianak ketika diwawancarai, Senin (14/2/2022) malam.

Background foto ini menyajikan hiasan barongsai dan naga sebagai iconik yang ditemui setiap hari raya China. Letaknya, tepat ditepi jalan Pattimura sebelah Gereja Katedral.

Hampir setiap hari, terutama diwaktu malam kata Bie Chiung spot foto ini selalu dikunjungi bergantian oleh masyarakat.

Bahkan kata dia, untuk menyiapkan background foto ini dibutuhkan waktu tiga bulan. Sebetulnya, ada hiasan naga sepanjang 40 meter. Namun karena adanya penerapan PPKM level 2 maka pihaknya akan menyimpan hiasan itu untuk ditampilkan tahun depan.

“Untuk mengurangi angka penularan Covid-19 di kota Pontianak kita tidak boleh membuat keramaian. Dan ini bentuk dari inisiatif kita dengan tidak mengurangi kemeriahan Imlek dan Cap Go Meh,” kata Bie Chiung.

“Kita buat pajangan ini supaya masyarakat bisa foto-foto dan tetap merasakan euforia Cap Go Meh. Hiasan ini akan kita lepas pada malam di hari Cap Go Meh,” lanjut dia.

Bie Chiung menuturkan background yang terbuat dari kerangka besi ini nantinya akan dipajang kembali pada Imlek dan Cap Go Meh tahun depan. Ia pun berharap pandemi Covid-19 di kota Pontianak segera berlalu.

“Dengan dukungan masyarakat yang sadar akan protokol kesehatan mudah – mudahan tahun depan bisa kembali normal jadi semua acara bisa berlangsung dengan baik,” tutup Bie Chiung.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *