Selasa, Juni 25, 2024

Hiswana Migas Mesti Pastikan Kelangsungan Distribusi BBM, Sutarmidji: yang Aman dan Lancar

DINDANEWS, PONTIANAK – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas), sebagai organisasi yang diakui PT Pertamina harus tetap mematuhi regulasi tentang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Migas ini merupakan hal yang vital di seluruh aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap tetap patuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah demi kelangsungan distribusi BBM yang aman dan lancar,” Gubernur Kalbar Sutarmidji.

Harapan tersebut disampaikan Sutarmidji ketika menghadiri Rapat Kerja (Raker) DPC Hiswana Migas Kota Pontianak di Meranti Ballroom Hotel Mercure Pontianak, Rabu 26 Januari 2022.

Raker DPC Hiswana Migas Kota Pontianak tersebut untuk membangun silaturahmi antarsesama anggota dan memperkuat kemitraan, terutama dengan PT Pertamina dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Dalam Raker DPC Hiswana Migas yang mengusung tema ‘Kita Tingkatkan Konsolidasi dan Kinerja Hiswana Migas Pontianak Kalimantan Barat’ itu, Sutarmidji mengingatkan seluruh anggota Hiswana Migas tentang peraturan dan kebijakan yang berlaku, baik secara tertulis maupun secara lisan.

Sutarmidji juga mengingatkan Hiswana Migas untuk melaksanakan pertemuan secara langsung demi menjaga usaha anggota yang menyalurkan BBM dan gas, baik yang bersubsidi maupun nonsubsidi. Sehingga dapat membuat tatakelola penyaluran yang tepat sasaran.

“Sejauh ini respon PT Pertamina terhadap Hiswana Migas sudah sangat baik. Pastikan seluruh pemasaran dan penyaluran BBM bersubsidi di Kalbar telah sesuai prosedur,” kata Sutarmidji.

Sehingga, lanjut Sutarmidji, tidak ada pihak yang memanfaatkannya untuk kepentingan industri, seperti sempat terjadi kelangkaan solar di beberapa tempat, hingga harus mengantri selama berhari-hari lalu.

Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Kota Pontianak, Yuliansyah mengatakan, sebagai wadah penyalur BBM dan Gas subsidi maupun nonsubsidi, pihaknya selalu berbenturan dengan masyarakat.

Oleh karena itu, Yuliansyah meminta Pemda dan jajaran Forkopimda untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Selaku mitra PT Pertamina, kami diharapkan bisa mendapatkan alokasi atau kuota BBM yang sesuai, sehingga penyalurannya bisa tepat sasaran,” kata Yuliansyah.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *