Jumat, Februari 23, 2024

Heboh! Pegawai Bea Cukai Respon Keluhan Masyarakat dengan Kata “Bacot” dan “Babu”

PONTIANAK- Belakangan ini, publik Indonesia terus menyoroti Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. 

Lantaran banyak terjadi kasus pamer harta dan indikasi korupsi yang dilakukan oleh oknum pegawainya.

Tindakan oknum pegawai yang mencemarkan nama baik institusi Kemenkeu kembali terjadi. 

Kali ini datang dari pegawai Bea Cukai Bernama Widy Herianto.

Melalui akun twitternya @wadawidy, ia mencemooh netizen dengan kata-kata kasar seperti “Bacot” dan “Babu”. 

Kata tersebut dilontarkannya saat merespon keluhan seorang pengembang game bernama Kris Antoni di Twitter.

Kejadian ini berawal saat Kris Antoni membuat cuitan di akun Twitter miliknya mengenai pengalaman buruk yang dirinya terima saat berurusan dengan Bea Cukai. 

Kris Antoni membuat cuitan di akun Twitter miliknya mengenai pengalaman buruk yang dirinya terima saat berurusan dengan Bea Cukai. (foto-tangkapan layar)

Kris bercerita bahwa Ia sering menang penghargaan dari luar negeri dan kena pajak bea cukai saat hadiahnya tiba di Indonesia.

Namun keluhannya tersebut dibalas oleh salah seorang pegawai Bea Cukai dengan kalimat hinaan yang berbunyi.

“Sebelum lo ngetwit, mending belajar dlu deh ketentuan impor itu gimana. Kalo skrg kan jadinya lo bacot tapi minim literasi peraturan,” tulis akun @wadawidy merespon keluhan Kris Antoni dikutip dindnews.com pada Jumat 24 Maret 2023.

Melihat responnya tersebut, akun @wadawidy dibanjiri komenan netizen. 

tangkapan layar cuitan Widy Herianto di twitter

Pegawai Bea Cukai itu pun melakukan serangan balasan dengan mengatai netizen dengan sebutan babu.

“Para babu sibuk belain tuannya”. “Ciee babunya datang,” cuit @wadawidy.

Menanggapi kejadian viral tersebut, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo angkat bicara. 

Dalam tulisan pada akun Twitter miliknya @prastow, Ia meminta pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan lebih menahan diri dan bersikap bijak.

“Banyak terima kasih untuk masukan yang sangat baik. Kami sudah menyampaikan ke internal untuk lebih menahan diri dan bijak bersikap. Terima kasih untuk masukan dan kritik publik,” cuit Yustinus Prastowo. (Gil)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...