Minggu, Juni 16, 2024

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Donggala, Ini Deretan Gempa yang Pernah Terjadi Sejak 1927

Pada Sabtu, 9 September 2023, sekitar pukul 21.43 WIB, wilayah Sulawesi Tengah diguncang oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Donggala Pada Sabtu, 9 September 2023, sekitar pukul 21.43 WIB (kolase dnews)
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Donggala Pada Sabtu, 9 September 2023, sekitar pukul 21.43 WIB (kolase dnews)

PONTIANAK – Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Donggala, Ini Deretan Gempa yang Pernah Terjadi Sejak 1927

Pada Sabtu, 9 September 2023, sekitar pukul 21.43 WIB, wilayah Sulawesi Tengah diguncang oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3.

Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), Episenter gempa ini terletak sekitar 50 kilometer barat laut Donggala, Sulawesi Tengah, pada koordinat 0,03 LU dan 119,80 BT. 

Gempa ini terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Meskipun gempa ini cukup kuat, BMKG telah memastikan bahwa tidak ada potensi terjadinya tsunami sebagai akibat dari gempa ini. 

Ini memberikan sedikit kelegaan bagi penduduk setempat, yang telah sering kali merasakan dampak buruk dari gempa bumi dan tsunami.

Dalam sejarahnya, wilayah Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah telah beberapa kali mengalami gempa bumi dan tsunami yang mematikan. 

Salah satu peristiwa yang paling dikenang adalah gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat, 28 September 2018, sekitar pukul 17.02 WIB. Namun, itu bukan kejadian pertama dalam sejarah bencana di daerah tersebut.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palu dan Donggala sudah beberapa kali mengalami gempa dan tsunami. 

Pada 1 Desember 1927 gempa dan tsunami mengguncang Teluk Palu, menewaskan 14 orang dan melukai 50 lainnya. 

Tiga tahun kemudian, pada 30 Januari 1930, peristiwa serupa terjadi di Pantai Barat Donggala dengan tsunami setinggi lebih dari 2 meter, dan jumlah korban tidak diketahui.

Pada 14 Agustus 1938, Teluk Tambu Balaesang Donggala kembali diguncang gempa dan tsunami, dengan tsunami mencapai ketinggian 8-10 meter dan menewaskan 200 orang, merusak 790 bangunan, dan hampir menenggelamkan seluruh desa di pesisir pantai Barat Donggala. 

Setelah hampir 58 tahun, tsunami kembali melanda pada 1 Januari 1996 di Selat Makassar dengan tsunami setinggi 3,4 meter dan mencapai daratan sejauh 300 meter, menewaskan 9 orang dan merusak bangunan di Bangkir, Tonggolobibi, dan Donggala.

Dua tahun kemudian, pada 11 Oktober 1998, gempa kembali mengguncang Donggala, mengakibatkan runtuhnya ratusan bangunan. 

Palu kembali diguncang oleh gempa pada 25 Januari 2015, merusak 100 rumah dan menewaskan 1 orang.

Selanjutnya, pada 17 November 2008, gempa mengguncang Laut Sulawesi, menewaskan 4 orang. Empat tahun berikutnya, tepatnya pada 10 Agustus 2012, Kabupaten Sigi dan Parigi Montong juga diguncang gempa, yang menyebabkan 8 orang tewas. (Ain)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...