Jumat, Februari 23, 2024

Digitalisasi Penyiaran Mulai 30 April 2022, di 3 Kabupaten dan Kota di Kalbar

DINDANEWS, PONTIANAK – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) akan menggelar Digitalisasi Penyiaran (Analogis Odf) selama 3 hari sejak 30 April 2022 mendatang.

Pelaksanaan Digitalisasi Penyiaran ini merupakan salah satu Rencana Kerja (Renja) KPID Provinsi Kalbar pada 2022.

Sementara ini 3 kabupaten dan kota di Provinsi Kalbar sudah menyatakan kesiapannya menerapkan Digitalisasi Penyiaran.

“Alhamdulilah 3 daerah ini sudah siap,” kata Ketua KPID Provinsi Kalbar Iwan Kurniawan usai audensi ke Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan, kemarin.

Kabupaten dan kota di Provinsi Kalbar yang akan menerapkan Digitalisasi Penyiaran tersebut terdiri atas:

  1. Kota Pontianak 30 April 2022
  2. Kabupaten Kubu Raya 31 Agustus 2022, dan
  3. Kabupaten Mempawah 2 November 2022

“Pada tanggal tersebut seluruh siaran analog akan cut off sehingga diperlukan alat STB untuk mendapatkan siaran,” jelas Iwan Kurniawan.

Pada pelaksanaan Digitalisasi Penyiaran ini, seluruh siaran televisi analog akan dimatikan atau cut off dan digantikan dengan siaran digital.

Seperti diketahui, siaran televisi analog telah yang mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia akan digantikan siaran televisi digital selambat-lambatnya 2 November 2022 mendatang.

Siaran televisi digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi yang akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan teknologi yang lebih canggih bagi masyarakat Indonesia.

Dalam masa peralihan ke siaran televisi digital, masyarakat tetap dapat menyaksikan siaran televisi analog.

Namun masyarakat sangat dianjurkan untuk mulai mengubah tangkapan sinyal di rumah dari siaran analog ke digital.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *