Jumat, Juni 14, 2024

David Maryansyah Jadi Penasihat BPAS dan Pesan Harmonisasi yang Disampaikan

DINDANEWS, PONTIANAK – Kepala Bidang Kepemudaan Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar, David Maryansyah diangkat sebagai salah satu penasihan Badan Pemadam Api Siantang (BPAS).

Pengangkatan tersebut dilakukan langsung Ketua BPAS Tjhin Fui Djung, Senin (7/2/2022).

“Menjaga dan merawat BPAS, yang keberadaannya begitu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Pontianak itu merupakan tanggung jawab kita bersama,” kata David saat dihubungi.

David menerangkan, pemadam kebakaran swasta di Kota Pontianak tidak hanya berperan dalam memadamkan api-api yang membakar bangunan atau pun lahan, melainkan juga membakar bibit-bibit konflik sosial di masyarakat.

Saat ini, memang banyak organiasi untuk merawat harmonisasi dan menjaga perdamian, namun salah satu yang paling menonjol, pemadam kebakaran. Menurut dia, komunitas pemadam kebakaran selalu menonjolkan rasa solidaritas yang tinggi.

Bahkan, kata dia, sudah jelas prinsip dasarnya bahwa di mana pun ada kebakaran maka tidak peduli itu orang apa, mau miskin atau kaya, pasti ditolong.

“Hal-hal seperti ini yang menyebabkan rekonsiliasi atas konflik-konflik di masa lalu terjadi secara alami,” ucap David.

David menceritakan, pada tahun-tahun sebelum era reformasi, konflik antaretnis memang sangat rentan terjadi. Jika terjadi sebuah keributan, yang ditanya lebih dulu adalah dia orang apa dan suku apa.

“Ini kan sebenarnya lucu. Kalau kita sebagai manusia ini masih menganggap orang itu berdasarkan suku dan agama, saya pikir dia tak lulus sebagai makhluk Tuhan,” ujar David.

Di era sekarang, pola perilaku masyarakat dalam melihat suatu peristiwa sudah mulai berubah ke arah yang lebih baik. Potensi terjadinya konflik antaretnis pun karenanya menurut dia sudah tidak begitu besar.

Selain itu, saat ini sudah banyak organisasi yang langsung turun untuk meredam jika terjadi peristiwa yang dapat menimbulkan konflik.

“Proses rekonsiliasi sekarang lebih terasa. Jika ada percikan-percikan konflik, langsung cepat diredam. Saya pikir, masyarakat sekarang sudah tidak ada yang mau itu terulang kembali,” terang David.

Tantangan di era serba digital dewasa ini, lanjut David, justru lebih kepada mudahnya beredar kabar bohong atau hoaks melalui media sosial.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *