Selasa, Juni 25, 2024

Daerah Mana Saja yang Terkena Gelombang Laut Tinggi Mencapai 4 Meter? Diperkirakan Hingga 12 Juli 2023

Menurut BMKG, gelombang setinggi hingga 4 meter dapat terjadi sampai dengan tanggal 12 Juli 2023.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Ilustrasi Gelombang Air Laut (foto-pixabay)
Ilustrasi Gelombang Air Laut (foto-pixabay)

PONTIANAK- Daerah Mana Saja yang Terkena Gelombang Laut Tinggi Mencapai 4 Meter? Diperkirakan Hingga 12 Juli 2023

Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi terjadinya gelombang laut tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia. 

Menurut BMKG, gelombang setinggi hingga 4 meter dapat terjadi sampai dengan tanggal 12 Juli 2023.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara yang umumnya bergerak dari Barat Daya – Barat dengan kecepatan angin antara 4 hingga 20 knot. 

Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin umumnya bergerak dari Timur – Tenggara dengan kecepatan antara 8 hingga 25 knot.

Dalam keterangannya pada Selasa, 11 Juli 2023, BMKG menyebutkan bahwa kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Banten – Jawa Barat, perairan Yos Sudarso bagian selatan, perairan selatan Merauke, dan Laut Arafuru.

BMKG juga menyebutkan bahwa kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan gelombang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan timur Kepulauan Nias – Kepulauan Mentawai, Selat Karimata, perairan timur Lampung, perairan selatan Bangka – Belitung, Laut Jawa, perairan utara Jawa Timur, perairan selatan Kalimantan, perairan Kota Baru, Laut Bali, Selat Makassar bagian selatan, dan perairan Wakatobi.

Selain itu, di Teluk Tolo, perairan Kepulauan Banggai – Sula, perairan Ambon – Pulau Seram, Laut Seram bagian barat, perairan Kepulauan Kai – Kepulauan Aru, Laut Maluku, perairan Kepulauan Sitaro – Bitung, perairan Kepulauan Sangihe – Talaud, perairan utara Halmahera, perairan utara Papua Barat – Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera – Papua, dan Laut Arafuru timur Kepulauan Aru juga berpotensi mengalami gelombang tinggi.

Sementara itu, gelombang dengan ketinggian lebih tinggi, antara 2,5 hingga 4 meter, berpotensi terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh – Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan barat Pulau Enggano – Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten, serta perairan selatan Jawa Barat – Jawa Tengah – Yogyakarta.

Wilayah lain yang berpotensi mengalami gelombang tinggi adalah perairan selatan Jawa Timur – Bali – Nusa Tenggara Barat, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa – Bali – Nusa Tenggara Barat, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Pulau Sumba, perairan Kupang – Pulau Rote, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Kupang, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata – Kepulauan Tanimbar, dan Laut Arafuru.

Dalam situasi ini, BMKG mengimbau agar keselamatan pelayaran tetap diperhatikan dengan seksama.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...