Sabtu, Juni 22, 2024

CEK FAKTA: Oklin Fia Diangkat Jadi Duta Majelis Ulama Indonesia?

“Saya tidak tahu detailnya seperti apa, tetapi lebih pada Duta MUI saja,” kata Budiansyah dalam video tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Selebgram, Oklin Fia (kolase dnews)
Selebgram, Oklin Fia (kolase dnews)

PONTIANAK- CEK FAKTA: Oklin Fia Diangkat Jadi Duta Majelis Ulama Indonesia?

Kabar mengenai selebgram terkenal, Oklin Fia, yang akan diangkat menjadi Duta Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang ramai diperbincangkan di media sosial. 

Potongan video pernyataan ini menjadi viral dan mencuatkan berbagai reaksi dari netizen.

Informasi ini pertama kali diungkapkan oleh kuasa hukum Oklin Fia, Budiansyah, dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun televisi. 

Dalam video yang diunggah oleh akun tersebut, Budiansyah menyatakan bahwa meskipun tidak mengetahui detail lengkapnya, Oklin Fia akan dijadikan Duta MUI.

“Saya tidak tahu detailnya seperti apa, tetapi lebih pada Duta MUI saja,” kata Budiansyah dalam video tersebut. 

“Kemarin sempat ada penyampaian seperti itu,” tambahnya.

Pernyataan ini segera menyebar luas di berbagai platform media sosial, dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. 

Seperti diketahui oklin merupakan selebgram yang viral karena memakan es krim dengan posisi yang dinilai tak senonoh.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, K.H. M. Cholil Nafis, Ph.D., memberikan penjelasan resmi mengenai kontroversi yang berkembang di masyarakat seputar Oklin Fia. 

Dalam pernyataannya, K.H. M. Cholil Nafis menjelaskan bahwa MUI tidak pernah mengambil keputusan atau merencanakan untuk menjadikan Oklin Fia sebagai Duta MUI. 

Isu ini telah menjadi perbincangan di media sosial dan beberapa pihak telah melakukan tabayun (penelusuran) terkait hal ini.

Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah ini dengan tegas mengklarifikasi bahwa tidak ada inisiatif dari pihak MUI untuk mengangkat Oklin Fia sebagai duta.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »
What to read next...