Selasa, Mei 21, 2024

Cegah Kabut Asap, PMP Kalbar Ajak Masyarakat Tidak Membakar Lahan

Pimpinan paguyuban yang tergabung dalam Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat saat pertemuan di Pontianak

PONTIANAK – Cegah Kabut Asap, PMP Kalbar Ajak Masyarakat Tidak Membakar Lahan

Musim kemarau telah tiba di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), dan resiko bencana kabut asap akibat pembakaran lahan juga semakin tinggi.

Dalam upaya mencegah terulangnya bencana tersebut, Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalbar mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan praktek pembakaran lahan.

Sukiryanto, selaku Ketua PMP Kalbar, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengurangi dampak kabut asap.

Ia menjelaskan bahwa masalah kompleks yang timbul dari kabut asap dapat diatasi jika pemerintah dan seluruh komponen masyarakat berkolaborasi.

“Tindakan ini harus diambil sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan dan kesehatan umat banyak,” ujar pria yang juga Ketua Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) saat ditemui pada Selasa, 1 Juli 2023.

Mendukung upaya pencegahan kabut asap, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar, Cornelius Kimha, juga memberikan himbauan khusus kepada masyarakat Dayak.

Ia meminta agar masyarakat Dayak tidak membuka lahan dengan cara dibakar selama musim kemarau.

Meskipun disadari bahwa membuka lahan adalah salah tradisi pertanian masyarakat Dayak, Kimha menilai langkah tersebut harus dilakukan dengan bijaksana.

“Saya tidak ingin himbauan ini diartikan sebagai upaya untuk memutus mata pencaharian masyarakat Dayak. Namun, penting bagi kita untuk t idak menimbulkan risiko kabut asap yang merugikan banyak pihak,” jelas Kimha.

Dalam rangka menjaga keberlanjutan perekonomian masyarakat Dayak, Kimha menekankan pentingnya koordinasi dengan aparat setempat sebelum membuka lahan.

Dengan begitu, pembukaan lahan dapat dilakukan dengan pengawasan lebih baik untuk menghindari potensi terjadinya kebakaran yang tidak terkendali. (Gil)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...