Senin, Juni 17, 2024

Butuh Gagasan Cendikiawan Dayak di Kota Amoy

DINDANEWS, SINGKAWANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang membutuhkan sumbangsi gagasan dari Ikatan Cendikiawan Dayak Nasional (ICDN) yang baru terbetuk di Kota Amoy ini.

“Baik dari segi ekonomi maupun pendidikan. Khususnya bidang kesehatan, karena kita saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung,” kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, kemarin.

Tjhai Chui Mie menyampaikan permintan tersebut secara khusus kepada etnis Dayak yang tergabung dalam ICDN untuk membangun Kota Singkawang.

Menurutnya, kehadiran etnis Dayak selama ini begitu berpengaruh besar terhadap daerah, terutama dalam menjaga kelestarian alam di Pulau Kalimantan.

Hal ini, lanjut Tjhai Chui Mie, terbukti dengan adanya hukum adat Dayak yang secara turun-temurun, dari generasi ke generasi

“Untuk mengingatkan kita agar hidup berdampingan dengan alam, tidak merusak kelesarian alam, demi kelangsungan hidup masyarakat,” kata Tjhai Chui Mie.

Eksistensi Dayak sebagai salah satu etnis mayoritas dan tertua, kata Tjhai Chui Mie, telah menjadi instrumen penting dalam menjaga kelestarian alam dan kebudayaannya.

“Sebagai contoh, jika ada oknum-oknum yang berkeinginan untuk merusak alam di pulau Kalimantan ini, mereka selalu siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keseimbangan dan melindungi kelestarian alam,” ungkap Tjhai Chui Mie.

Lantaran kontribusi besar itulah Tjhai Chui Mie berharap secara khusus kepada ICDN Kota Singkawang untuk menuangkan gagasannya dalam membangun kota ini.

“Semoga dengan bertambahnya cendikiawan dari berbagai elemen masyarakat dapat menyumbangkan pemikirannya bagi kemajuan bangsa,” harap Tjhai Chui Mie.

Sehingga dapat membuat masyarakat Indonesia menjadi semakin sejahtera, khususnya di Kota Singkawang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *