Jumat, Juni 14, 2024

Berharap Nungas Taon seperti Robo’-Robo’,  Ria Norsan: Daftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

DINDANEWS, SAMBAS – Nungas Taon, ritual budaya sebagai tanda dimulainya masa panen padi telah berlangsung selama ratusan tahun di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Masyarakat berharap Nungas Taon di Kabupaten Sambas ini menjadi even tahunan yang dapat mengundang banyak wisata seperti Robo’-Robo’ di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalbar.

“Benang merah Nungas Taon adalah sektor pertanian. Namun sektor lainnya, seperti pariwisata juga bisa dihadirkan, sehingga even ini bisa menarik minat wisata,” kata Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi.

Ia menyampaikan hal tersebut ketika menghadiri Nungas Taon 2022 di Desa Gelik, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas pada Sabtu 29 Januari 2022 lalu.

Selain Fahrur Rofi, Nungas Taon 2022 ini juga dihadiri Mantan Bupati Sambas dua periode Burhanuddin A Rasyid, Kepala OPD dan Anggota DPRD Kabupaten Sambas.

Hadir pula unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sambas, Camat Selakau Timur, Kepala Desa Gelik, Ulama, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan juga menghadiri Nungas Taon tersebut bersama istrinya yang juga Bupati Mempawah Ny Erlina Ria Norsan.

Menurut Ria Norsan, pelaksanaan Nungas Taon di Kabupaten Sambas ini sudah cukup baik, harus dilestarikan dan diwarikan kepada generasi penerus bangsa.

Ia menyarankan agar Nungas Taon segera didaftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) atau dipatenkan agar tidak diakui sebagai budaya daerah atau negara lain.

Apabila sudah dinyatakan sebagai WBTb Kabupaten Sambas, menurut Mantan Bupati Mempawah dua periode ini, Nungas Taon akan bisa dilaksanakan sebagai even budaya setiap tahun seperti acara Robo’-Robo’ di Kabupaten Mempawah.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *