Sabtu, Juni 22, 2024

Berapa Kekayaan Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Endar Priantoro? Tanah dan Bangunan Senilai Rp 6,3 Miliar

Namun, pada tanggal 27 Juni 2023, surat keputusan yang menghentikan dirinya dengan hormat telah diubah oleh pimpinan KPK

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Direktur Penyelidikan KPK, Brigjen Endar Priantoro (foto-IST)
Direktur Penyelidikan KPK, Brigjen Endar Priantoro (foto-IST)

PONTIANAK- Berapa Kekayaan Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Endar Priantoro? Tanah dan Bangunan Senilai Rp 6,3 Miliar

Brigadir Jenderal Polisi Endar Priantoro kembali menjabat sebagai Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, Endar telah diberhentikan dengan hormat sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal KPK pada tanggal 31 Maret 2023.

Surat tersebut ditujukan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengenai pengembalian Endar Priantoro ke institusi Polri pada tanggal 30 Maret 2023. 

Namun, pada tanggal 27 Juni 2023, surat keputusan yang menghentikan dirinya dengan hormat telah diubah oleh pimpinan KPK.

“Surat keputusan tersebut tanggal 27 Juni, merupakan perubahan dari surat keputusan sebelumnya,” ujar Endar.

Brigadir Jenderal Polisi Endar Priantoro merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1994. 

Ia juga telah mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Kepolisian (PTIK) serta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

Karier Endar Priantoro di kepolisian dimulai pada tahun 1995, dan pada tahun 2020, ia mulai bertugas di KPK sebagai perwira tinggi dengan jabatan Pati Bareskrim Polri (penugasan KPK). 

Pada tanggal 3 Agustus 2020, Endar Priantoro diangkat menjadi Direktur Penyelidikan KPK.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), pada tahun 2022, Endar Priantoro melaporkan kekayaannya sebesar Rp 5.633.150.000 miliar dengan hutang sebesar Rp1,5 miliar. 

Dia memiliki lima unit tanah dan bangunan yang tersebar di Tangerang Selatan, Surabaya, Banyumas, serta Pangkalpinang dengan total harga mencapai Rp 6.310.000.000 miliar.

Selain itu, Endar juga memiliki dua mobil dan satu sepeda motor dengan total harga Rp 222.500.000 juta sebagai alat transportasi. 

Ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp24,5 juta, kas dan setara kas sebesar Rp 126,1 juta, dan harta lainnya senilai Rp450 juta.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
What to read next...