Sabtu, Juni 15, 2024

4 Perayaan Tradisi Unik Di Kota Pontianak Bagi Wisatawan, Ada Hari Tanpa Bayangan

Wilayah ini menjadi rumah bagi berbagai suku dan etnis seperti suku Dayak, Melayu, Tionghoa, Madura, Jawa, Bugis, dan banyak lainnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Perayaan Tradisi Unik Di Kota Pontianak Bagi Wisatawan (kolase dnews)
Perayaan Tradisi Unik Di Kota Pontianak Bagi Wisatawan (kolase dnews)

PONTIANAK- 4 Perayaan Tradisi Unik Di Kota Pontianak Bagi Wisatawan, Ada Hari Tanpa Bayangan

Kalimantan Barat, provinsi yang terletak di bagian barat Pulau Borneo, ternyata memiliki daya tarik yang luar biasa bagi para turis, baik dari dalam negeri maupun internasional. 

Salah satu daya tarik utamanya adalah Sungai Kapuas, yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia. Namun, keindahan alam bukanlah satu-satunya hal yang menarik di sini.

Provinsi Kalimantan Barat juga dikenal karena kekayaan budayanya yang beragam. Wilayah ini menjadi rumah bagi berbagai suku dan etnis seperti suku Dayak, Melayu, Tionghoa, Madura, Jawa, Bugis, dan banyak lainnya. 

Keanekaragaman budaya ini tercermin dalam seni, kebudayaan, dan bahasa yang ada di daerah ini. 

Bahasa Indonesia adalah bahasa umum yang digunakan di sini, tetapi terdapat pula bahasa daerah seperti Bahasa Melayu, berbagai dialek Bahasa Dayak, dan Bahasa Tionghoa seperti Tiochiu.

Tidak hanya alam dan budaya yang menarik, Kalimantan Barat juga memiliki berbagai festival dan tradisi unik yang menambah daya tariknya bagi wisatawan. 

Berikut beberapa Perayaan kebudayaan yang sering dilakukan di Kalbar :

1. Tradisi Meriam Karbit Menjelang Lebaran

Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, yang disebut Lebaran di Indonesia, merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. 

Perayaan Tradisi Meriam Karbit Menjelang Lebaran di sungai kapuas Pontianak (foto-kemenpanRB)
Perayaan Tradisi Meriam Karbit Menjelang Lebaran di sungai kapuas Pontianak (foto-kemenpanRB)

Di Kalimantan Barat, terdapat tradisi unik yang dikenal sebagai “meriam karbit,” yang juga merupakan cara masyarakat Melayu merayakan Lebaran. 

Tradisi ini berasal dari pengamatan terhadap penjajah Portugis yang menggunakan meriam ketika berperang. 

Di Kota Pontianak, terdapat tempat khusus untuk meluncurkan meriam karbit, yakni di sepanjang pinggiran Sungai Kapuas beberapa hari sebelum dan setelah Idul Fitri.

2. Pekan Gawai Dayak

Gawai adalah perayaan syukur suku Dayak ketika musim panen tiba. Selain mengungkapkan rasa syukur dan berdoa untuk kesuksesan panen berikutnya.

Perayaan Pekan Gawai Dayak di Pontianak (foto-humas pemprov Kalbar)
Perayaan Pekan Gawai Dayak di Pontianak (foto-humas pemprov Kalbar)

Gawai Dayak juga bertujuan memperkenalkan kehidupan suku Dayak, hubungan mereka dengan sesama manusia, leluhur, dan alam semesta. 

Pekan Gawai Dayak di Kota Pontianak merupakan yang terbesar di Indonesia dan Malaysia dan biasanya diadakan pada bulan Mei di Rumah Radakng, rumah adat Dayak yang terletak di Jl. Sutan Syahrir. Acara ini melibatkan pawai jalanan, bazaar UMKM, berbagai lomba seni tradisional Dayak, serta panggung musik.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »
What to read next...