Sabtu, Juni 22, 2024

15.031 Hektare Lahan Kalbar Jadi Hutan Sosial, KLHK Beri Deadline 35 Tahun

DINDANEWS, PONTIANAK – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan 15.031 hektare lahan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi Hutan Sosial.

Luasan areal Hutan Sosial tersebut tersebar di Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu dan Sanggau Provinsi Kalbar.

Hutan Sosial di Kalbar tersebut dapat dimanfaatkan oleh 929 Kepala Keluarga (KK) di tiga kabupaten di Provinsi Kalbar tersebut.

KLHK telah menyerahkan 17 Surat Keputusan atau SK Hutan Sosial kepada 929 KK tersebut, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis 3 Februari 2022.

Sekretaris Ditjen Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan KLHK Sri Handayaningsih menjelaskan, SK Hutan Sosial ini diberikan untuk memberikan akses pengelolaan lahan yang tidak produktif, supaya menjadi produktif.

“Dari yang kritis menjadi tidak kritis, menambah tutupan lahan, memitigasi bencana, dan yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Handayaningsih.

Masyarakat yang menerima SK Hutan Sosial ini, tambah dia, tidak dibiarkan begitu saja dalam memanfaatkan kawasan tersebut.

“Kita berikan tanggungjawab. Kita monitor terus, bagaimana mereka memanfaatkannya. Tentunya nanti ada pendamping. Kita harap ini bisa jadi nilai tambah bagi masyarakat,” kata Handayaningsih.

Kalau setelah 35 tahun pemanfaatan tidak menghasilkan tutupan lahan yang bagus dan tidak berkontribusi nyata terhadap lingkungan dan ekonomi, maka SK Hutan Sosial-nya akan dicabut.

“Skema pengelolaannya bebas, tetapi ada aturan main yakni 50 persen wajib ditanam dengan tanaman kayu-kayuan karena itu nilainya konservasi,” jelas Handayaningsih.

Tanaman kayu-kayuan tersebut misalnya jengkol, petai, pinang atau durian yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Kalbar.

“Hasil hutan bukan kayu itu memang yang paling direkomendasikan, dalam arti masyarakat memungut hasilnya, tapi bukan kayunya,” pungkas Handayaningsih.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *